Lokal

PKS Desak Bobby Nasution Segera Isi Sekda Definitif Sumut

Bagikan:
Fraksi PKS DPRD Sumut mendesak pengisian Sekda definitif untuk percepatan pembangunan

Medan — Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara mendesak Gubernur Sumut, Bobby Nasution, segera menuntaskan pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Desakan itu disampaikan oleh Sekretaris Fraksi PKS, Abdul Rahim Siregar ST MT, pada Rabu (2/9) karena kekosongan dinilai menghambat percepatan pembangunan dan tata kelola pemerintahan.

Desakan pengisian Sekda

Fraksi PKS menilai posisi Sekda sangat strategis untuk mengoordinasikan perangkat daerah dan memastikan kebijakan gubernur berjalan nyata. Abdul Rahim menegaskan perlunya proses seleksi segera dijalankan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Dengan Sekda yang definitif akan memberikan kepastian dan penguatan dalam kewenangan mengambil kebijakan. Posisi Sekda sangat strategis, termasuk sebagai Ketua TAPD,”

Fungsi Sekda menurut PKS

Menurut Abdul Rahim, Sekda bukan sekadar jabatan birokrasi administratif. Sosok yang dibutuhkan harus memiliki kapasitas, integritas, dan pengalaman birokrasi untuk bekerja sinergis dengan gubernur dan perangkat daerah.

“Kita berharap ada figur yang memang siap bekerja membantu gubernur menjalankan program-program gubernur,”

Sektor prioritas untuk mendongkrak APBD

Fraksi PKS merinci beberapa sektor yang perlu digarap untuk meningkatkan pendapatan daerah. Tanpa Sekda definitif, upaya optimalisasi ini dinilai berisiko berjalan setengah hati.

  • Optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor
  • Pemanfaatan aset-aset daerah
  • Penggalian sumber pendapatan baru
  • Peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

“Terutama optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor, kemudian potensi aset-aset daerah, sumber pendapatan baru dan BUMD untuk meningkatkan dividen,”

Kritik terhadap Bank Sumut

Abdul Rahim juga mengkritik kinerja Bank Sumut. Meski mendapat suntikan modal tambahan, kontribusi bank terhadap pendapatan daerah dinilai belum memadai.

“Kita tidak mau lagi Bank Sumut dividennya hanya berkisar Rp350 miliar. Dengan penambahan modal, kita berharap bisa mudah-mudahan melebihi Rp400 miliar,”

Implikasi dan harapan

Fraksi PKS menegaskan keberadaan Sekda definitif menjadi kunci memperkuat koordinasi pemerintahan. Dengan posisi yang terisi, anggaran diharapkan dikelola lebih efektif dan potensi ekonomi Sumut dapat dioptimalkan.

“Di situlah perlunya Sekda definitif. Kita membutuhkan figur yang mampu memperkuat pemerintahan dan membantu gubernur mewujudkan program-program pembangunan untuk masyarakat Sumatera Utara,”

Fraksi PKS berharap proses seleksi berjalan cepat dan transparan sehingga pengisian jabatan bisa segera memberi kepastian dan akselerasi program pembangunan di provinsi ini.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait