Dekranasda Sabang Dorong Produk IKM Kakao dan Kemasan
SABANG — Ketua Dekranasda Kota Sabang, Nuri Farisal, bersama Wakil Ketua Erwani Meutia mengunjungi Sentra IKM Kakao dan Rumah Kemasan di kawasan Sabang Fair pada Kamis (29/10). Kunjungan itu bertujuan untuk mendorong pengembangan produk olahan kakao agar lebih dikenal, berdaya saing, dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui inovasi dan promosi yang tepat.
Kunjungan dan tujuan
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat produk unggulan lokal. Nuri menilai kakao memiliki potensi sebagai identitas daerah sekaligus daya tarik bagi wisatawan. Mereka melihat langsung proses pengolahan dan fasilitas kemasan untuk menilai kebutuhan pendampingan terhadap pelaku IKM.
Fokus pada kemasan dan promosi
Dalam kunjungan, Dekranasda menekankan bahwa kualitas produk harus disertai kemasan yang menarik. Kemasan yang baik dinilai dapat menambah nilai jual dan memperkuat citra produk Sabang di mata konsumen di luar daerah.
“Kita berharap produk olahan kakao Sabang semakin dikenal, tidak hanya sebagai oleh-oleh khas bagi wisatawan, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Potensi lokal ini perlu terus dikembangkan agar memberikan manfaat bagi pelaku IKM,” ujar Nuri, Kamis (29/10).
Nuri juga menambahkan pentingnya strategi promosi yang terencana untuk membuka akses pasar baru dan meningkatkan volume penjualan produk IKM.
Dampak bagi pelaku IKM dan pariwisata
Berbagai pihak melihat pengembangan olahan kakao sebagai peluang ekonomi sekaligus penguat sektor pariwisata. Dengan produk khas yang terkemas rapi, wisatawan memiliki pilihan oleh-oleh yang berkualitas, sementara pelaku IKM mendapat peluang usaha yang lebih stabil.
Untuk mencapai itu, dukungan terhadap peningkatan mutu, desain kemasan, dan akses pemasaran menjadi kunci agar produk IKM Sabang dapat bersaing dengan produk dari daerah lain.
Langkah ke depan
Untuk mempercepat pengembangan, Dekranasda menyoroti beberapa langkah prioritas:
- Peningkatan kualitas produk melalui pelatihan pengolahan
- Penyempurnaan desain dan mutu kemasan di Rumah Kemasan
- Strategi promosi yang menjangkau pasar regional dan nasional
Menurut Nuri, keberlanjutan usaha IKM bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan stakeholder lain. Dengan langkah terarah, produk kakao Sabang diharapkan memberikan manfaat ekonomi lebih luas dan memperkuat daya tarik pariwisata daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Survei Wali Kota Medan 2026: Suara Warga untuk Evaluasi Publik
Survei Litbang media mengukur penilaian masyarakat Medan terhadap wali kota 2026, menggali pengalaman warga...
Bobby Nasution Siapkan Pembiayaan Non-APBD untuk Nelayan Nias
Gubernur Sumut siapkan pembiayaan non-APBD melibatkan swasta dan bank untuk bangun pabrik es, TPI, dan fasil...
TP PKK Madina Santuni Anak Yatim dan Lansia dalam Jumat Berkah
TP PKK Madina menyantuni anak yatim dan lansia di Desa Bangun Sejati saat program Jumat Berkah, sekaligus me...
Pemutihan PKB Sumut Berlaku 2–30 November 2026, OPD Diminta Sosialisasi
Pemprov Sumut menggelar pemutihan PKB 2–30 November 2026; OPD diminta gencarkan sosialisasi agar warga manfa...
LKBN ANTARA Latih 70 UMKM Medan: Fokus Foto Produk & Digital
LKBN ANTARA melatih 70 pelaku UMKM Medan dalam foto produk dan digital marketing untuk meningkatkan daya sai...
LKBN ANTARA Latih 70 Pelaku UMKM Medan soal Foto Produk dan Digital
LKBN ANTARA melatih 70 pelaku UMKM Medan tentang foto produk dan digital marketing untuk meningkatkan daya s...