Cuaca Awal Pekan: BMKG Prediksi Banyak Kota Diguyur Hujan
BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan pada awal pekan, dengan mayoritas curah hujan berintensitas ringan dan beberapa daerah berpotensi mengalami hujan sedang.
Ringkasan prakiraan
Prakirawan BMKG, Puji Sibuea, menyampaikan prakiraan cuaca pada Senin, 6 Juli 2026, dari Jakarta. Ia menyebutkan wilayah barat masih dominan potensi hujan ringan, sementara bagian timur memperlihatkan variasi intensitas hujan.
"Untuk bagian barat Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan ringan di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Pangkalpinang, Padang, Bengkulu, Serang, Pontianak. Lalu, Palangkaraya, Tanjung Selor, dan juga Samarinda,"
— Puji Sibuea, Prakirawan BMKG
Daerah berpotensi hujan
Untuk wilayah barat, BMKG menyoroti sejumlah kota yang perlu meningkatkan kewaspadaan akibat potensi hujan ringan. Di antaranya adalah:
- Medan
- Pekanbaru
- Tanjung Pinang
- Pangkalpinang
- Padang
- Bengkulu
- Serang
- Pontianak
- Palangkaraya
- Tanjung Selor
- Samarinda
Sementara beberapa kota besar diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal, seperti Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Banjarmasin.
Prakiraan untuk Indonesia timur
BMKG melaporkan kondisi yang lebih bervariasi di kawasan timur. Mamuju berpotensi diguyur hujan sedang, sedangkan kota lain diperkirakan hanya hujan ringan.
- Mamuju — berpotensi hujan sedang
- Palu — hujan ringan
- Jayapura — hujan ringan
- Merauke — hujan ringan
"Untuk bagian timur Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan sedang. Di Mamuju dan juga potensi hujan ringan di Palu, Jayapura, dan juga Merauke,"
— Puji Sibuea, Prakirawan BMKG
Fenomena atmosfer lain
Selain hujan, BMKG mengingatkan potensi fenomena atmosfer lain yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kualitas udara. Catatan BMKG meliputi:
- Banda Aceh — berpotensi diselimuti asap atau kabut
- Jambi dan Bandar Lampung — berpotensi mengalami udara kabur
- Mataram dan Nabire — ada potensi kabut
- Manokwari — berpeluang mengalami udara kabur
Imbauan dan sumber informasi
BMKG menegaskan prakiraan ini merupakan gambaran umum kondisi cuaca harian. Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan melalui aplikasi Info BMKG atau akun resmi @infobmkg untuk informasi lebih rinci dan terkini.
Dengan pemantauan rutin, warga dan pihak terkait dapat mengambil langkah antisipasi yang sesuai terhadap hujan, kabut, atau kondisi udara kabur.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KAI Commuter Imbau Antisipasi Gangguan KRL Pasca Dua Insiden
KAI Commuter minta penumpang antisipasi gangguan KRL usai dua insiden yang menyebabkan keterlambatan pada 20...
Kementerian Ekonomi Kreatif Jajaki Kolaborasi dengan ION Perluas Pasar Digital
Kemenparekraf bertemu ION pada 20 Agustus 2026 untuk perluas akses pasar digital, dorong AI, pemasaran digit...
Bendera Raksasa 10x5 m Dikibarkan di Muara Tujuh Sungai Subang
Bendera Merah Putih 10x5 meter dikibarkan di Muara Tujuh Sungai, Subang saat HUT RI ke-81 sambil mengkampany...
Menekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community di TIM
Menekraf Teuku Riefky Harsya apresiasi pameran SBY Art Community di TIM (18–30 Agustus 2026) sebagai ruang k...
Perlinsos Digital: Bakom Sebut Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Jadi 5 Menit
Bakom: uji coba Perlinsos Digital mempercepat pendaftaran bansos dari 200 hari menjadi sekitar lima menit, d...
Wamentrans Viva Yoga Ajak Bantu Korban Gempa NTT saat HUT RI ke-81
Wamentrans Viva Yoga mengajak semua pihak bantu korban gempa NTT saat perayaan HUT RI ke-81 dan menekankan s...