Profil Lengkap PM Singapura Lawrence Wong, Kunjungi Jakarta
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong kembali mengunjungi Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026 untuk menghadiri Leaders' Retreat Indonesia–Singapura di Istana Merdeka. Pertemuan ini menjadi yang kedua antara Wong dan Presiden Prabowo Subianto sejak keduanya memimpin negara masing-masing. Kunjungan bertujuan meninjau perkembangan proyek kerja sama dan menjajaki peluang kolaborasi baru.
Profil singkat
Lawrence Wong lahir pada 18 Desember 1972. Ia resmi dilantik sebagai Perdana Menteri keempat Singapura pada 15 Mei 2024. Wong tercatat sebagai perdana menteri pertama yang lahir setelah Singapura merdeka dan menjadi wajah generasi kepemimpinan baru di negeri itu.
Karier politik dan pemerintahan
Wong memulai karier politiknya ketika terpilih sebagai anggota parlemen dari People's Action Party (PAP) pada 2011. Sejak itu ia memegang sejumlah jabatan strategis di pemerintahan.
- Menjabat di Kementerian Pertahanan
- Menjabat di Kementerian Kebudayaan, Masyarakat, dan Pemuda
- Menjabat di Kementerian Pembangunan Nasional
- Pernah menjadi Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan
Namanya melambung ketika memimpin Satgas Multi-Kementerian Penanganan Covid-19 pada 2020–2023. Peran itu dinilai krusial dalam menekan angka kematian dan menjaga stabilitas sosial-ekonomi selama pandemi.
Pendidikan
Di bidang akademis, Wong menempuh pendidikan ekonomi. Ia meraih gelar sarjana dan magister ekonomi dari University of Wisconsin–Madison dan University of Michigan–Ann Arbor. Wong juga memperoleh gelar Master of Public Administration dari Harvard Kennedy School.
Hubungan dengan Indonesia
Hubungan Wong dengan Indonesia terjalin sejak awal masa jabatannya. Pada Oktober 2024, ia hadir di Jakarta untuk menghadiri pelantikan Presiden Prabowo Subianto, sinyal komitmen Singapura menjaga hubungan strategis dengan pemerintahan baru.
Pertemuan puncak kedua pemimpin berlangsung dalam Leaders' Retreat di Singapura pada Juni 2025. Diskusi kala itu meliputi investasi, konektivitas digital, dan kerja sama energi, dan menghasilkan beberapa kesepakatan memperkuat hubungan bilateral.
Leaders' Retreat 2026 dan prospek kerja sama
Leaders' Retreat 2026 di Jakarta dijadwalkan meninjau hasil implementasi proyek yang telah disepakati dan membahas peluang baru. Di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global, kedua negara menekankan pentingnya kerja sama praktis yang memberi manfaat nyata bagi warganya.
Penutup
Pertemuan Lawrence Wong dan Presiden Prabowo diharapkan memperkuat peran Indonesia dan Singapura sebagai mitra strategis di Asia Tenggara. Ke depan, fokus akan tetap pada implementasi proyek dan perluasan kerja sama di bidang investasi, energi, dan teknologi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rais Aam NU Harus Diisi Ulama Berilmu dan Berintegritas
HRM Khalilur: Rais Aam harus ulama berotoritas, berintegritas, menguasai fiqih-akidah-tasawuf, dipilih lewat...
Prabowo-Lawrence Wong Tinjau Perkembangan Kerja Sama 6 Juli
Presiden Prabowo dan PM Lawrence Wong akan meninjau perkembangan kerja sama bilateral pada Leaders' Retreat...
Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Diperkuat, 232 Warga Mengungsi
Pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin mencapai 40% hari ketujuh; 232 warga mengungsi dan BNPB menambah heliko...
Prabowo Terima PM Singapura Lawrence Wong di Istana, 6 Juli 2026
Presiden Prabowo dijadwalkan menerima PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka pada 6 Juli 2026 dalam fo...
DPR: Kebakaran TPA Jatiwaringin Jadi Alarm Perbaikan Tata Kelola Sampah
Anggota DPR Ateng Sutisna menyebut kebakaran TPA Jatiwaringin sebagai alarm perbaikan tata kelola sampah dan...
Men-LH: Kebakaran TPA Jatiwaringin Bukan Bencana Alam
Menteri LH: kebakaran TPA Jatiwaringin bukan bencana alam, melainkan akibat open dumping; titik api tersisa...