Ekonomi

Harga Emas Antam Stabil: 1 Gram Rp2,67 Juta pada 6 Juli 2026

Bagikan:
Tumpukan batangan emas Antam dengan daftar harga per gram dan pecahan

Harga emas Antam tercatat stabil pada awal pekan, Senin, 6 Juli 2026. Emas ukuran 1 gram dipatok Rp2.670.000 per gram, sementara buyback berada di Rp2.429.000 per gram. Pergerakan ini mengikuti dinamika harga emas global dan nilai tukar rupiah.

Harga per gram dan buyback

Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram tidak berubah dari penutupan sebelumnya, tetap di level Rp2.670.000. Sementara itu, harga buyback untuk pembelian kembali tercatat Rp2.429.000 per gram.

Ukuran kecil seperti 0,5 gram dijual dengan harga Rp1.385.000. Produk ini sering dipilih masyarakat sebagai jalan investasi bertahap.

Daftar harga per pecahan

Berikut daftar harga emas Antam per pecahan pada perdagangan Senin, 6 Juli 2026:

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.385.000
  • Harga emas Antam 1 gram: Rp2.670.000
  • Harga emas Antam 2 gram: Rp5.280.000
  • Harga emas Antam 3 gram: Rp7.895.000
  • Harga emas Antam 5 gram: Rp13.125.000
  • Harga emas Antam 10 gram: Rp26.195.000
  • Harga emas Antam 25 gram: Rp65.362.000
  • Harga emas Antam 50 gram: Rp130.645.000
  • Harga emas Antam 100 gram: Rp261.212.000
  • Harga emas Antam 250 gram: Rp652.765.000
  • Harga emas Antam 500 gram: Rp1.305.320.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.610.600.000

Faktor penggerak dan implikasi investasi

Pergerakan harga logam mulia masih dipengaruhi oleh kondisi pasar dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Emas batangan tetap menjadi pilihan untuk lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Ukuran kecil seperti 0,5 dan 1 gram cocok bagi investor ritel yang ingin menabung secara berkala. Sebaliknya, pecahan besar seperti 100 gram hingga 1 kilogram biasanya diminati pemodal dengan dana lebih besar.

Pemantauan harga harian penting bagi calon pembeli atau penjual. Jika ada perubahan signifikan pada pasar global atau nilai tukar, harga emas domestik kemungkinan akan merespons dalam jangka pendek.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait