Bupati Simalungun Rujuk Warga Sakit ke RSUD Perdagangan
SIMALUNGUN — Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menjenguk dan merujuk seorang warga sakit, Darmawati Damanik (69), ke RSUD Perdagangan pada kunjungan kerja di Kecamatan Gunung Malela, Kamis (25/6). Langkah cepat ini dilakukan setelah tim medis menilai kondisi pasien perlu penanganan rumah sakit.
Kunjungan dan rujukan medis
Saat tiba di rumah warga di Huta III Nagori Pematang Gajing, Bupati bersama Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Debora Haloho dan jajaran medis mendapati Darmawati terbaring lemah setelah sakit sekitar tiga bulan. Pemerintah daerah memutuskan merujuk pasien untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
Bupati memberi semangat kepada pasien dan keluarga sebelum proses evakuasi. Tindakan rujukan ini dilakukan segera setelah keluarga menyetujui pemindahan pasien ke fasilitas rumah sakit.
"Ibu harus tetap semangat. Kami ingin ibu mendapatkan penanganan medis yang layak."
Proses evakuasi dan administrasi
Setelah mendapatkan persetujuan keluarga, Darmawati dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Perdagangan. dr. Debora menyatakan bahwa seluruh proses administrasi dan kepesertaan BPJS Kesehatan pasien telah difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Dengan difasilitasi administrasi, keluarga tidak perlu khawatir soal biaya atau kelengkapan dokumen saat pasien dirawat di rumah sakit.
Respon keluarga dan makna kebijakan
Suriono, suami Darmawati, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan cepat dari Bupati dan tim. Ia mengaku terharu karena pejabat daerah hadir langsung dan memastikan istrinya mendapat perawatan.
"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada pak Bupati yang datang langsung melihat kondisi istri saya, memberikan perhatian, serta membawanya berobat. Semoga Bupati selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam memimpin daerah ini."
Tindakan ini disorot sebagai bukti komitmen Pemkab Simalungun untuk hadir di tengah masyarakat dan memudahkan akses layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan. Langkah rujukan cepat juga menegaskan fokus pemerintah daerah pada peningkatan pelayanan kesehatan.
Implikasi dan tindak lanjut
Pemkab menyatakan akan terus memantau kondisi pasien melalui koordinasi antara rumah sakit dan Dinas Kesehatan. Ke depan, langkah serupa diharapkan menjadi bagian dari respons cepat pemerintah terhadap warga yang memerlukan bantuan medis.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Universitas Murni Teguh Resmikan Fakultas Kedokteran, Kuota 50 Mahasiswa
Universitas Murni Teguh meresmikan Fakultas Kedokteran pada 26 Juni 2026, mendapat izin ministerial dan memb...
111 KK Terima Dana Tunggu Hunian di Aceh Tenggara
111 KK di Aceh Tenggara menerima Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta per KK; total 292 KK dijadwalkan, 53 KK masih...
Satpam 48 Tahun Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Pematangsiantar
Satpam 48 ditemukan membusuk di kamar kos Pematangsiantar; keluarga menolak autopsi dan jenazah dibawa ke RS...
Business Marching SPPG dan UMKM Dorong Pasokan Program MBG
Kegiatan Business Marching di Simalungun menjalin kemitraan SPPG-UMKM untuk memperkuat pasokan Program MBG d...
Remaja 13 Tahun Ditangkap Usai Kebakaran Monumen Batak di Medan
Polsek Medan Kota menangkap remaja 13 tahun usai kebakaran atap monumen rumah adat Batak di Tugu Sisingamang...
Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas Tanjung Gusta Kembali Disorot
Dugaan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas Tanjung Gusta Medan kembali memicu protes dan...