BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Tersalur ke Warga Makassar
Perum BULOG bersama Komisi VI DPR RI memastikan penyaluran Bantuan Pangan Beras menjangkau warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya.
Penyaluran dan tujuan kegiatan
Penyaluran dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid dan Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko. Kegiatan dilakukan untuk memastikan bantuan pangan diterima masyarakat sesuai sasaran dan berjalan transparan.
Alokasi beras di Sulawesi Selatan dan Makassar
Di Sulawesi Selatan, Bantuan Pangan Beras dialokasikan untuk 948.089 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan total alokasi 28.442.670 kilogram untuk Juli, Agustus, dan September 2026. Sementara di Kota Makassar, bantuan menyasar 89.231 PBP dengan total alokasi 2.676.930 kilogram.
Khusus Kelurahan Untia, tercatat 262 PBP menerima bantuan. Setiap penerima mendapat 10 kilogram beras per bulan, sehingga total alokasi per penerima selama tiga bulan adalah 30 kilogram.
Stok nasional dan regional BULOG
BULOG menyatakan stok beras nasional yang dikelola mencapai sekitar 5,1 juta ton. Di wilayah kerja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, stok tercatat sekitar 859 ribu ton. Ketersediaan ini didukung jaringan distribusi dan kerja sama dengan pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah daerah, dan KDKMP.
Peran BULOG dan KDKMP
Deputi Komisi VI menilai peran BULOG penting dalam mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan mendorong kerja sama dengan KDKMP agar penyaluran tepat sasaran. Menurut Nurdin, peran BULOG strategis dalam menjaga ketahanan pangan.
“Fungsi BULOG saat ini luar biasa. Dengan mengelola stok CBP yang sangat besar, sebanyak 5 juta ton, maka sampai tahun depan sudah dipastikan tidak ada masyarakat Indonesia yang kelaparan,” ujar Nurdin Halid.
Direktur Pemasaran Perum BULOG menambahkan bahwa pihaknya terus memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi agar program pangan pemerintah berjalan baik.
“Kami berharap pelaksanaan Program Bantuan Pangan di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, dapat berlangsung tertib, transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rahmanto Amin Jatmiko.
Dampak dan prospek ke depan
Langkah ini bukan sekadar penyaluran beras. Bantuan juga menjadi bukti kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan lokal. BULOG menekankan perlunya sinergi berkelanjutan antara lembaga negara dan KDKMP untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.
Dengan stok yang memadai dan jaringan distribusi yang diperkuat, diharapkan program Bantuan Pangan Beras berjalan tertib dan mencapai sasaran penerima manfaat di Makassar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR Minta Kemlu Verifikasi Dugaan 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia
DPR minta Kemlu verifikasi dugaan delapan WNI direkrut jadi tentara Rusia; verifikasi identitas, proses pere...
BMKG Kejar Awan, OMC Padamkan Karhutla Jambi hingga Sept 2026
BMKG bersama Satgas Karhutla melanjutkan OMC di Jambi hingga awal September 2026 untuk memaksimalkan peluang...
Festival Ngobrol Buku Hidupkan Cerita Rakyat untuk Pembaca Modern
Festival Ngobrol Buku 2026 gelar lokakarya cerpen untuk menghidupkan cerita rakyat Sumatra Utara dan menerbi...
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang hingga 4 Meter, 1-4 Sept
BMKG peringatkan gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 1-4 Sept 2026; nelayan...
Gunung Ibu Meletus, Kolom Abu Tercatat 1.825 m
Gunung Ibu di Halmahera meletus 1 Sept 2026; kolom abu ±500 m di atas puncak (±1.825 m dpl). PVMBG catat seb...
BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem Hari Ini, Padang Jadi Sorotan
BMKG keluarkan peringatan cuaca ekstrem; Padang diprakirakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang ha...