Bulgaria Jadi Gerbang Perusahaan Indonesia ke Pasar Uni Eropa
Wakil Perdana Menteri Bulgaria Alexander Poulev menyatakan bahwa Bulgaria dapat menjadi gerbang bagi perusahaan Indonesia untuk memasuki pasar Uni Eropa. Pernyataan itu disampaikan saat pertemuan Poulev dengan Menteri Perdagangan RI Budi Santoso di Jakarta, Senin, 14 September 2026. Poulev menilai hubungan diplomatik 70 tahun antara kedua negara menjadi pijakan untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi.
Bulgaria sebagai akses ke pasar Uni Eropa
Poulev menekankan posisi geografis Bulgaria di tepi timur Uni Eropa sebagai keuntungan strategis. Ia menyebut pasar Uni Eropa yang berpenduduk sekitar 450 juta jiwa membuka peluang besar bagi produk dan perusahaan Indonesia.
"Kami ingin hubungan perdagangan dan investasi dengan Indonesia dapat makin kuat. Kami bisa menjadi gerbang bagi perusahaan Indonesia untuk menembus pasar Uni Eropa dengan populasi sebesar 450 juta jiwa,"
Dukungan untuk implementasi I-EU CEPA dan JEC
Poulev menyatakan dukungan terhadap rencana implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA). Ia juga mengundang Indonesia mengaktifkan kembali Joint Commission for Economic Cooperation (JEC) pada semester pertama 2027 untuk mempercepat realisasi komitmen strategis kedua negara.
"Hubungan diplomatik Indonesia dan Bulgaria telah berlangsung selama 70 tahun. Kedua negara berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi,"
Sektor unggulan dan peluang kerja sama
Poulev menyebut beberapa sektor yang berpotensi dikembangkan bersama. Fokus utama meliputi pangan, teknologi satelit, dan logistik, serta peluang di pertanian dan komponen otomotif.
- Pangan dan perdagangan daging (dengan pemenuhan persyaratan halal)
- Teknologi satelit
- Logistik dan rantai pasok
- Pertanian dan komponen otomotif
Data perdagangan Indonesia–Bulgaria 2025
Pada 2025 total perdagangan nonmigas antara Indonesia dan Bulgaria tercatat mencapai USD 230,8 juta dengan surplus bagi Indonesia sebesar USD 64,2 juta. Rincian nilai ekspor dan impor tercantum di bawah.
| Indikator | Nilai (USD juta) |
|---|---|
| Total perdagangan | 230,8 |
| Surplus Indonesia | 64,2 |
| Ekspor Indonesia ke Bulgaria | 147,4 |
| Impor Indonesia dari Bulgaria | 83,1 |
Produk ekspor utama Indonesia ke Bulgaria antara lain bijih nikel dan konsentrat, aluminium tidak ditempa, produk besi atau baja bukan paduan, serta margarin. Sedangkan impor utama dari Bulgaria meliputi gandum dan meslin, instrumen serta peralatan medis, komoditas rempah, juga produk seperti senjata militer dan tembakau belum dipabrikasi.
Ajakan ke Trade Expo Indonesia 2026
Menteri Budi mengundang pelaku usaha Bulgaria untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang digelar pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten. Budi berharap kehadiran buyer Bulgaria dapat mempercepat jalinan bisnis dan pemanfaatan peluang pasar.
Dengan dukungan implementasi I-EU CEPA dan pengaktifan kembali JEC, kedua negara berpeluang memperbesar arus investasi dan perdagangan. Langkah konkret selanjutnya adalah mempercepat pembahasan perjanjian teknis dan mendorong partisipasi pelaku usaha kedua negara agar manfaat perjanjian dapat dirasakan lebih cepat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...