BRIN Kembangkan Teknologi Produksi Perkuat Galangan Kapal Nasional
Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) BRIN mengembangkan riset teknologi produksi kapal untuk memperkuat daya saing galangan kapal nasional kelas menengah. Program berjalan dalam skema Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) dengan dukungan LPDP periode 2022–2025 dan menggunakan desain Kapal Mini LNG 36 TEUs sebagai studi kasus.
Skema riset dan studi kasus
Riset ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan galangan nasional dalam meningkatkan efisiensi, ketepatan waktu, dan mutu pembangunan kapal. Tantangan yang diidentifikasi meliputi kesiapan teknologi produksi, perencanaan pekerjaan, pengendalian mutu, dan manajemen sumber daya di lapangan.
Desain Kapal Mini LNG 36 TEUs—hasil prioritas riset nasional yang sudah mendapat persetujuan klasifikasi dari Biro Klasifikasi Indonesia—dipilih sebagai acuan praktik agar teknologi produksi dapat diadaptasi oleh galangan lokal.
Dokumen acuan dan penerapan di lapangan
Tim PRTH BRIN menyusun dokumen acuan teknologi produksi kapal yang dapat dipakai oleh galangan dalam merencanakan dan mengendalikan proses pembangunan. Penerapan rancangan proses produksi diuji bersama PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau PT IKI di Makassar.
Dokumen acuan mencakup antara lain:
- spesifikasi teknis dan rencana mutu;
- pembagian blok pembangunan dan urutan pekerjaan;
- strategi pembangunan serta rencana pemeriksaan dan pengujian;
- pengendalian akurasi penyambungan blok lambung;
- perencanaan jadwal dan kebutuhan tenaga kerja.
Klaim efisiensi dan pengendalian mutu
Hasil studi kasus di PT IKI menunjukkan model perencanaan pembangunan kapal yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Menurut tim, pendekatan baru ini memangkas waktu pembangunan dan memperbaiki koordinasi pekerjaan di lapangan.
Prof. Buana Ma’ruf, ketua tim riset PRTH BRIN, menyatakan bahwa galangan perlu proses produksi yang terencana, terukur, dan terintegrasi sejak tahap awal pembangunan untuk meningkatkan efisiensi, mutu, dan ketepatan waktu.
Secara konkret, waktu pembangunan Kapal Mini LNG 36 TEUs yang semula direncanakan sekitar 16 bulan dapat dipersingkat menjadi 12 bulan melalui integrasi pekerjaan lambung dan perlengkapan. Selain itu, perencanaan bahan baku dan tenaga kerja menjadi lebih terukur sehingga potensi pekerjaan ulang berkurang.
Hasil riset dan output
Selama pelaksanaan, BRIN menghasilkan berbagai keluaran teknis dan ilmiah yang bisa dimanfaatkan industri:
- 7 dokumen teknis teknologi produksi kapal;
- 3 kekayaan intelektual (1 paten dan 2 hak cipta);
- 7 karya tulis ilmiah.
Dampak dan prospek
Dengan acuan teknologi produksi yang praktis, BRIN mendorong galangan kapal kelas menengah meningkatkan produktivitas, mutu, dan ketepatan waktu pengerjaan. Implementasi lebih luas berpotensi memperkuat daya saing galangan nasional di pasar global sekaligus memenuhi kebutuhan kapal niaga domestik.
Ke depan, keberhasilan adaptasi di lebih banyak galangan akan menjadi kunci untuk mentransformasikan peningkatan kapasitas produksi menjadi peningkatan ekspor dan substitusi impor di sektor perkapalan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menaker Yassierli: Pemimpin Muda Berjiwa Inovatif untuk Indonesia 2045
Menaker Yassierli mengajak generasi muda kembangkan growth mindset dan inovasi saat Tanoto Scholars Gatherin...
Tanoto Foundation Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa lewat TSG 2026
Tanoto Foundation mengadakan TSG 2026 di Pangkalan Kerinci (23–25 Juli) diikuti 240 penerima beasiswa TELADA...
THEFI 2026 Buka Peluang Beasiswa S1–S3 di Taiwan
THEFI 2026 digelar 1–9 Agustus di lima kota; 65 universitas Taiwan tawarkan beasiswa S1–S3 dan layanan konsu...
KPPU Rampungkan Investigasi TikTok Shop–Tokopedia, Menuju Sidang
KPPU menyelesaikan penyidikan dugaan praktik monopoli TikTok Shop–Tokopedia dan akan segera melanjutkan kasu...
MK: Operator Dilarang Hanguskan Kuota Pelanggan
MK memutuskan operator tidak boleh menghapus kuota tak terpakai dan harus menyediakan mekanisme seperti roll...
Indonesia Gaet Investor China untuk Percepat Investasi Data Center
Indonesia mengundang investor China untuk menanam modal di sektor data center yang tumbuh pesat, didukung in...