Ribuan Ojol Medan Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan
Pemko Medan menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan pengemudi ojek online pada Rabu, 20 Mei, di gedung PKK Kota Medan. Penyerahan simbolis ini dilakukan oleh Wali Kota Medan Rico Waas untuk memperkuat perlindungan bagi pekerja sektor informal. Acara dihadiri Wakasatlantas Polrestabes Medan, Plt Kadis Ketenagakerjaan Ramadan, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, dan Ketua Umum GODAMS Adam Zubir.
Penyerahan kartu dan santunan
Rico Waas secara simbolis menyerahkan kartu peserta dan santunan kepada ahli waris salah seorang driver. Total santunan yang disebutkan mencapai Rp232 juta, terdiri dari santunan kematian sebesar Rp70 juta dan program beasiswa pendidikan untuk dua anak hingga perguruan tinggi.
Di jalanan banyak hal yang tidak bisa kita prediksi. Kita sudah hati-hati, tapi bisa saja tertabrak karena kelalaian orang lain. Karena itu, perlindungan ini penting sebagai jaring pengaman keluarga.
Kalau kepala keluarga tidak ter-cover, bagaimana masa depan istri dan anak? Inilah manfaat ketika kita terlindungi.
Rico menjelaskan program ini tidak dimaksudkan untuk mengharapkan musibah, melainkan mencegah munculnya garis kemiskinan baru jika tulang punggung keluarga mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.
Pembiayaan dan cakupan program
Program jaminan sosial ini dibiayai melalui APBD Kota Medan sebagai bentuk kehadiran negara bagi pekerja informal. Dari total 17.851 pekerja informal yang mendapat bantuan iuran, sebanyak 8.779 merupakan pengemudi transportasi online di Kota Medan.
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Total pekerja informal dibantu | 17.851 |
| Pengemudi transportasi online | 8.779 |
| Santunan diterima (contoh kasus) | Rp232.000.000 |
Gerakan Aman Berkendara dan pelaporan masalah
Pada kesempatan itu juga dicanangkan Gerakan Aman Berkendara. Wali Kota meminta para driver menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dengan memastikan penggunaan helm standar, spion lengkap, dan kelayakan kendaraan.
Kita ingin pemerintah, aparat, dan pengemudi terkoneksi. Kalau ada masalah di lapangan, laporkan. Jangan dibiarkan.
Pemko membuka ruang komunikasi bagi pengemudi untuk melaporkan konflik di lapangan, termasuk praktik jukir liar dan intimidasi, sehingga aparat dan Dinas Perhubungan dapat menindaklanjuti secara cepat.
Sinergi antara Pemko Medan, BPJS Ketenagakerjaan, dan komunitas ojol diharapkan meningkatkan keselamatan kerja dan ketenangan bagi pengemudi, sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga mereka.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...