Politik

Ratusan Anak Bongkar Tabungan di Bringinan, Terkumpul Rp122,4 Juta

Bagikan:
Anak-anak membawa kotak tabungan di Rumah Baca Bringinan saat bongkar tabungan 9 Juli 2026

Ponorogo — Ratusan anak di Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, ikut bongkar tabungan massal di Rumah Baca Bringinan, Kamis 9 Juli 2026. Kegiatan itu bagian dari program Ayo Giat Menabung yang digagas Kepala Desa Bringinan, Barno, sejak 2015. Hari itu tercatat 129 peserta mengumpulkan total tabungan sebesar Rp122,4 juta.

Sejarah singkat program

Program Ayo Giat Menabung mulai dijalankan pada 2015. Kepala desa menyebut mempertahankan program lebih sulit daripada memulainya, sehingga kelangsungan menjadi fokus utama. Rumah Baca Bringinan menjadi pusat lahirnya beberapa program pemberdayaan masyarakat desa.

Kelima program yang lahir dari rumah baca tersebut antara lain:

  • Ayo Giat Menabung
  • Ajar Bahasa Jawa
  • Ayo Giat Membaca
  • Bringinan Bebas Satru
  • Bringinan Bebas Gangguan Jiwa

Alhamdulillah, program ini sudah berjalan selama 11 tahun. Harapan kami dari pemerintah desa, program ini bisa berjalan selama-lamanya. Karena membuat suatu program itu kadang gampang, tetapi yang sulit adalah mempertahankannya,

Peserta, aturan usia, dan hasil tabungan

Tahun ini jumlah peserta tercatat 129 anak. Total tabungan yang terkumpul mencapai Rp122,4 juta. Rata-rata setiap peserta menabung sekitar Rp900 ribu dalam setahun, sementara tabungan tertinggi dari satu kotak mencapai Rp4,2 juta.

Saat ini ada pembatasan usia peserta yang membuat jumlah peserta menurun dibanding sebelumnya. Program dulu menerima siswa SMP dan SMA, tetapi kini peserta dibatasi hanya untuk jenjang sekolah dasar (SD).

Partisipasi lintas kecamatan

Antusiasme tetap tinggi meski jumlah peserta menurun. Kegiatan diikuti anak-anak dari beberapa kecamatan di sekitar, yaitu:

  • Jambon
  • Balong
  • Kauman
  • Sukorejo
  • Jetis
  • Slahung

Tujuan dan manfaat

Barno menegaskan tujuan utama bukan sekadar mengumpulkan uang. Fokus program adalah membangun karakter anak agar terbiasa menghargai setiap rupiah, termasuk nominal kecil. Ia menekankan pentingnya memupuk kebiasaan menabung sejak dini karena hal kecil jika dikumpulkan akan memberi hasil besar.

Kenapa program ini perlu dilestarikan? Karena sederhana, tetapi manfaatnya besar. Kami ingin melatih anak-anak lebih menghargai uang, terutama nominal kecil seperti Rp500 yang terkadang diletakkan begitu saja. Jangan pernah menyepelekan sesuatu yang kecil,

Prospek ke depan

Data tahun 2026 menunjukkan program menabung efektif membentuk kebiasaan positif di kalangan anak. Pemerintah desa berharap program terus berjalan dan bisa menjangkau lebih banyak anak, sambil menjaga keberlanjutan serta relevansinya bagi komunitas.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait