Polres Aceh Selatan Bongkar Jaringan Ganja, 110 Tanaman Disita
TAPAKTUAN — Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Selatan mengungkap jaringan peredaran ganja yang beroperasi di wilayah pegunungan Kabupaten Aceh Selatan. Penindakan berlangsung sejak 15 hingga 20 Juli 2026 dan mengamankan tiga tersangka serta 110 batang tanaman ganja.
Kronologi penangkapan
Kasus ini bermula dari penangkapan AH (34) pada 15 Juli 2026 di Jalan Pegunungan Gunung Kapur–Trumon, Desa Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur. Dari AH disita 32 paket ganja siap edar dengan berat bruto sekitar 230 gram, satu unit sepeda motor, dan satu ponsel.
Hasil pemeriksaan mengarah ke seorang perempuan berinisial M (48) yang berdomisili di Kecamatan Kluet Timur. Kapolres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadlianshah, memerintahkan pengembangan yang dipimpin Kasatresnarkoba AKP Mahdian Siregar.
Pengembangan dan penangkapan lanjutan
Pada 20 Juli 2026 petugas menangkap M di Desa Durian Kawan, Kecamatan Kluet Timur. Dari lokasi tersebut diamankan lima bungkus ganja dengan berat bruto sekitar 90 gram, serta tiga bungkus biji ganja seberat kurang lebih 1 kilogram.
Penyidikan mengarah pada Y (54) sebagai pemasok. Tim Opsnal kemudian mengamankan Y, yang selanjutnya menunjukkan lokasi kebun ganja di Pegunungan Tanah Munggu, Desa Durian Kawan.
Barang bukti di lokasi penanaman
Bersama perangkat desa, petugas menemukan 110 batang tanaman ganja di lahan pegunungan. Sebagian tanaman telah dipangkas untuk diambil daunnya sebelum diedarkan. Petugas juga menyita satu gunting besar yang diduga dipakai untuk memanen tanaman.
Pernyataan polisi
"Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras Tim Opsnal dalam mengembangkan penyelidikan dari penangkapan sebelumnya. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Aceh Selatan," kata Kapolres AKBP T. Ricki Fadlianshah.
Kapolres menegaskan penindakan akan dilanjutkan hingga ke akar jaringan. Ia juga mengajak masyarakat aktif melaporkan jika mengetahui aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkotika.
Tindak lanjut hukum
Ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Selatan untuk proses penyidikan. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Polres Aceh Selatan menegaskan akan memperkuat upaya pemberantasan narkotika melalui penegakan hukum yang tegas dan pengembangan hingga ke hulu, serta menjalin peran aktif masyarakat dalam pencegahan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Maulid Akbar Kuta Malaka: Santuni 70 Yatim, 2.000 Jamaah
Maulid Akbar di Masjid Samahani, Kuta Malaka, 8 November, memberi santunan kepada 70 anak yatim dan diperkir...
Wakil Ketua DPRD Kritik Camat-Lurah Absen di Sosper Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen kecewa Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel absen saat Sosper (...
Polres Sibolga Catat 502 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Toba 2026
Polres Sibolga menertibkan 502 pelanggar dalam Operasi Patuh Toba 2026, dengan 500 teguran dan dua tilang ma...
Warga Tolak Penggabungan SD Negeri 101832 di Pancurbatu
Komite dan orang tua SDN 101832 Pancurbatu menolak penggabungan ke SDN 106820; minta keputusan Dinas Pendidi...
Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Tegal Sari III: Drainase & Keamanan
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong dan Sapa Warga di Tegal Sari III untuk menindaklanjuti kelu...
RSUP H. Adam Malik Rayakan HKN ke-62: Indonesia Bergerak
RSUP H. Adam Malik menggelar rangkaian HKN ke-62 sepanjang November 2026, termasuk program Indonesia Bergera...