Polres Pematangsiantar Tangkap Dua Tersangka Pemilik Sabu
Pematangsiantar — Polres Pematangsiantar menangkap dua pria diduga pemilik narkotika jenis sabu pada Selasa malam (14/7) sekitar pukul 23.40 WIB di Jalan Seram, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat. Kedua tersangka adalah DP (22) warga Jalan Mujahir, Pardomuan, Siantar Timur, dan RPS (23) warga Dusun Bah Joga Selatan, Kelurahan Bah Joga, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun.
Penangkapan di Jalan Seram
Kasus bermula dari informasi masyarakat yang diterima Sat Resnarkoba Polres Pematangsiantar. Setelah penyelidikan, petugas menemukan kedua pria itu sedang duduk di atas sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor di pinggir jalan.
Pada penggeledahan awal, polisi menemukan satu bungkus rokok yang diduga dilempar DP dan berisi dua paket sabu yang dibalut tisu. Petugas juga menyita barang bukti lain dari tempat kejadian.
Barang bukti yang disita
- Dua paket sabu berbalut tisu dari dalam bungkus rokok
- Handphone merek Infinix warna hijau toska dari tangan kanan DP
- Uang tunai Rp240.000 dari kantong depan celana DP
- Handphone merek Redmi warna biru ditemukan di dashboard kiri sepeda motor milik RPS
Pengembangan ke rumah DP
Dalam interogasi awal, DP mengaku menyimpan sabu di rumahnya. Petugas lalu melakukan pengembangan ke rumah DP di Jalan Sekolah, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari, dengan pendampingan Ketua RT setempat, Ernita Siregar.
Di dalam kamar DP, polisi menemukan lagi beberapa barang bukti yang diduga terkait peredaran narkoba.
- Satu bungkusan aluminium foil
- Satu kaleng berisi tiga plastik klip yang terbagi menjadi dua paket sabu
- Satu sendok plastik dari pipet
- Satu bungkus plastik klip kosong
- Satu timbangan digital
Pengakuan dan proses penyidikan
DP mengaku bahwa sejumlah barang bukti, total empat paket sabu dengan berat keseluruhan 14,75 gram, adalah miliknya. Ia menyatakan memperoleh barang itu dari seseorang berinisial D yang berada di Bali. Informasi tentang pemasok tersebut masih dalam penyelidikan petugas.
"Kedua pelaku sudah dalam tahanan guna memprosesnya dengan mempersangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 tahun 2023 KUHP jo UU No. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana,"
pernyataan disampaikan oleh Kasat Resnarkoba AKP Irwanta Sembiring terkait status hukum kedua tersangka. Kedua pelaku dan seluruh barang bukti dibawa ke ruang Sat Resnarkoba Polres Pematangsiantar untuk pemeriksaan lanjutan.
Penyidikan masih berjalan untuk mengungkap jaringan dan asal sabu yang diakui DP, termasuk konfirmasi terhadap pihak yang disebut berada di Bali.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pendaftaran FASI Aceh Timur Diperpanjang sampai 15 November 2026
Pendaftaran FASI VI Kabupaten Aceh Timur diperpanjang sampai 15 November 2026 untuk memberi waktu kecamatan...
Husni: Pemahaman Konstitusi Kunci Jaga Persatuan
H.M. Husni menilai pemahaman konstitusi kunci menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi, disampaikan pada S...
IPHI Aceh Peringati Maulid dan Santuni 54 Anak Yatim
IPHI Aceh menggelar Maulid Nabi dan santuni 54 anak yatim di Banda Aceh, sekaligus tausiyah tentang akhlak R...
DPRK Banda Aceh Ajak Pelajar Ikut Pelatihan Konten Kreator
Ketua DPRK Banda Aceh dorong pelajar SMA/SMK ikuti pelatihan konten kreator untuk promosi UMKM, pariwisata,...
Sabam Minta HKTI Perjuangkan Aspirasi Petani di Humbahas
Sabam Rajagukguk minta HKTI aktif menjembatani kebutuhan petani saat Rakercab HKTI Humbahas di Lintongnihuta...
Polres Aceh Timur Gelar "Minggu Kasih" di Vihara Murni Sakti
Polres Aceh Timur menggelar Minggu Kasih di Vihara Murni Sakti, Idi, untuk memperkuat komunikasi dan kerukun...