NasDem Sumut Kecewa, Sebut Walk Out Bobby Nasution Tak Hormati DPRD
MEDAN — Partai NasDem Sumatera Utara menyatakan kecewa atas aksi walk out Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dari Rapat Paripurna DPRD Sumut pada Selasa, 21 Juli. NasDem menegaskan kritik yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Ricky Anthony bukan pendapat pribadi, melainkan merupakan sikap resmi partai.
NasDem: Kritik Ricky Anthony adalah Sikap Partai
Ketua DPW Partai NasDem Sumut Iskandar ST mengonfirmasi posisi partainya terhadap pernyataan Ricky Anthony. Ia menegaskan bahwa pernyataan itu mewakili sikap resmi NasDem Sumut.
"Iya, pernyataan Wakil DPRD Ricky Anthony merupakan sikap resmi Partai NasDem Sumatera Utara,"
Alasan Kekecewaan
Iskandar mengatakan walk out yang dilakukan Bobby saat paripurna menunjukkan ketidakhormatan terhadap lembaga legislatif. Rapat tersebut tengah mengulas Ranperda Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD 2025.
Menurut Iskandar, tindakan Gubernur meninggalkan ruang sidang bersama seluruh jajarannya tanpa meminta izin kepada pimpinan sidang memperburuk hubungan eksekutif dan legislatif.
"DPW Partai Nasdem Sumatera Utara menyayangkan walk out-nya Bobby Nasution saat rapat paripurna karena dinilai tidak menghargai lembaga legislatif, karena lembaga eksekutif dan lembaga legislatif adalah lembaga yang setara, ini sikap resmi Partai Nasdem,"
Reaksi dan Implikasi
Ricky Anthony sebelumnya melontarkan kritik keras yang menilai langkah walk out mencerminkan sikap arogan pemimpin. Pernyataan itu kini didukung oleh struktur partai di tingkat provinsi.
Sikap resmi NasDem ini berpotensi mempengaruhi dinamika hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD. Partai meminta adanya saling menghormati antar lembaga untuk menjaga kelancaran pemerintahan dan proses legislasi.
Langkah Selanjutnya
NasDem Sumut belum mengumbar langkah konkret berikutnya dalam menanggapi kejadian tersebut. Namun pernyataan resmi dari Ketua DPW menegaskan partai akan memantau perkembangan dan menilai sikap lebih lanjut sejalan dengan kepentingan lembaga negara.
Peristiwa walk out ini menjadi pengingat bagi pejabat publik agar menghormati tata kelola sidang dan etika lembaga saat menghadapi perdebatan politik.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...