Lokal

Polsek Siantar Marihat Sambangi Pekerja Proyek Drainase lewat DDS

Bagikan:
Bhabinkamtibmas sambangi pekerja proyek drainase di Simarimbun, Siantar

Siantar, 28 Juli – Polsek Siantar Marihat melaksanakan sambang keamanan dan ketertiban masyarakat melalui program Door to Door System (DDS) kepada pekerja proyek pembangunan drainase di Jl. Sianjur, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, Selasa siang (28/7). Kegiatan ini bertujuan mencegah gangguan, mengurangi risiko kecelakaan, dan meningkatkan kehadiran Polri di lingkungan proyek.

Kunjungan Door to Door oleh Bhabinkamtibmas

Kapolsek Siantar Marihat, AKP David Eka Putra, menugaskan Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarimbun, Bripka Johannes C. Siregar, untuk melakukan sambang kepada pekerja proyek. Dalam kunjungan tersebut petugas menemui kepala tukang proyek, Ronald Sianturi, untuk mengecek kondisi lapangan dan memberi arahan terkait keselamatan dan ketertiban di lokasi.

Imbauan dan sosialisasi ke pekerja

Dalam pertemuan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan beberapa imbauan operasional agar aktivitas pembangunan drainase tidak mengganggu pengguna jalan dan tidak menimbulkan bahaya saat hujan turun. Poin-poin utama yang disampaikan meliputi:

  • Segera mengangkut atau membersihkan tanah galian di badan jalan agar arus lalu lintas tidak terganggu.
  • Menjaga kebersihan area kerja agar jalan tidak menjadi becek saat hujan.
  • Mengingatkan agar tetap menerapkan langkah keselamatan kerja dan tanda peringatan di lokasi proyek.

Petugas juga mensosialisasikan keberadaan Call Center 110 Polri (bebas pulsa) sebagai saluran darurat jika dibutuhkan kehadiran aparat secara mendesak.

Tujuan kegiatan dan dampak yang diharapkan

Menurut Kapolsek, kegiatan sambang Kamtibmas ini dimaksudkan untuk memperkuat silaturahmi antara Polri dan warga binaan. Selain itu, sambang bertujuan mencegah kemungkinan terjadinya gangguan keamanan, kecelakaan kerja, serta tindak pidana yang dapat timbul dari proses pembangunan drainase.

Dengan pendekatan door-to-door, petugas berharap tindakan pencegahan bisa diterapkan lebih cepat dan koordinasi dengan pelaksana proyek berjalan lancar. Langkah ini juga meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat sebagai upaya menjaga ketertiban lingkungan selama pekerjaan berlangsung.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait