Biochar Jadi Solusi Tanah Sehat, Syngenta & TerraBaru Bermitra
Syngenta Indonesia dan TerraBaru menjalin kemitraan strategis untuk memperluas pemanfaatan biochar sebagai solusi pertanian regeneratif. Kerja sama itu resmi ditandatangani melalui Nota Kesepahaman pada Festival Pertanian Regeneratif: Inovasi Biochar di Malang, Jumat, 6 Juni 2026. Inisiatif ini bertujuan memperbaiki kualitas tanah yang menurun dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kemitraan dan tujuan
MoU antara kedua perusahaan akan mengembangkan penggunaan biochar berbasis residu biomassa, termasuk tongkol jagung. Langkah ini dirancang untuk memberi alternatif pengelolaan lahan yang lebih berkelanjutan sekaligus memanfaatkan limbah hasil panen.
Masalah kualitas tanah di Indonesia
Kolaborasi muncul sebagai respons terhadap data yang menunjukkan banyak wilayah di Indonesia memiliki kandungan karbon tanah rendah. Kondisi ini berisiko menurunkan produktivitas pertanian dalam jangka panjang. Upaya memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah jadi fokus utama program biochar ini.
Manfaat biochar untuk tanah
Biochar dinilai mampu meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air dan nutrisi serta mendukung praktik pertanian ramah lingkungan. Secara praktis, pemanfaatan biochar ditargetkan untuk meningkatkan kesuburan dan daya dukung lahan bagi tanaman.
- Meningkatkan retensi air dan nutrisi
- Memperbaiki struktur tanah secara bertahap
- Mendukung praktik pertanian rendah emisi
Pemanfaatan limbah jagung dan ekonomi sirkular
Karena Syngenta merupakan produsen benih jagung, perusahaan berpotensi memanfaatkan tongkol jagung sebagai bahan baku biochar. Pendekatan ini selaras dengan konsep ekonomi sirkular, mengubah limbah menjadi produk bernilai tambah dan mengurangi limbah pertanian.
Pernyataan pihak terkait
"Syngenta Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung petani menghadapi tantangan produksi pangan berkelanjutan. Bersama TerraBaru, kami menghadirkan solusi yang berfokus pada peningkatan kesehatan tanah sebagai fondasi penting bagi produktivitas jangka panjang," ujar Eryanto, Presiden Direktur Syngenta Indonesia.
"Pemanfaatan limbah jagung lokal menjadi biochar dapat meningkatkan produktivitas lahan. Selain itu, sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian Indonesia," kata Bruno Wauters, CEO TerraBaru.
Dampak terhadap ketahanan pangan dan lingkungan
Selain memperbaiki produktivitas, penggunaan biochar juga sejalan dengan pengurangan emisi dan peningkatan keanekaragaman hayati. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan Syngenta melalui program Higher Yields, Lower Impact. Momentum peluncuran kebetulan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Keamanan Pangan Sedunia.
Prospek adopsi dan langkah selanjutnya
Melalui proyek percontohan dan sinergi teknologi, kedua pihak optimistis dapat mempercepat adopsi pertanian regeneratif di tingkat petani. Jika berhasil, inisiatif ini diharapkan meningkatkan kesehatan tanah dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tren Hidup Sehat Dorong Bisnis Herbal, Pelaku Bidik Outlet Komunitas
Kesadaran hidup sehat mendorong peluang bisnis herbal; pelaku bidik outlet komunitas untuk edukasi dan perlu...
SID 2026: Sumut Ajak 10 Provinsi Perkuat Hilirisasi dan Pariwisata
Gubernur Sumut ajak 10 provinsi Sumatera bersinergi dalam hilirisasi dan pariwisata pada pembukaan SID 2026...
DEM Aceh Dorong Percepatan Pengembangan Blok Andaman
DEM Aceh gelar seminar nasional mendorong percepatan Blok Andaman, menekankan hilirisasi, kepastian investas...
Harga Emas Antam Naik, Grafik Kembali Hijau 25 Juli 2026
Harga emas Antam naik ke Rp2.612.000/gram pada 25 Juli 2026; buyback tercatat Rp2.352.000/gram dan PPh 22 di...
Pasar Diprakirakan Fluktuatif Pekan Depan Imbas Konflik Geopolitik
Analis perkirakan pasar global dan rupiah fluktuatif pekan depan akibat eskalasi konflik geopolitik, kebijak...
Airlangga Dukung Kemitraan Farmasi untuk Kurangi Impor Obat
Menko Airlangga mendukung joint venture PT Tempo CTTQ untuk kembangkan biofarmasi, targetkan obat onkologi,...