Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Grafik Kembali Hijau 25 Juli 2026

Bagikan:
Ilustrasi emas batangan Antam di atas grafik harga yang menunjukkan tren naik

Harga emas Antam pada perdagangan Sabtu, 25 Juli 2026 kembali bergerak positif. Harga cetak berada di level Rp2.612.000 per gram, naik tipis 0,27 persen atau Rp7.000 dari penutupan sebelumnya.

Pergerakan harga hari ini

Pantauan dari aplikasi resmi penetapan harga menunjukkan grafik akhir pekan berwarna hijau. Kenaikan ini menandai penyesuaian kecil di pasar domestik pada sesi perdagangan Sabtu.

Pergerakan yang relatif moderat itu mencerminkan sentimen yang stabil dari pembeli ritel dan investor logam mulia.

Rincian harga per ukuran

Berikut rincian harga produk Antam untuk beberapa ukuran populer pada 25 Juli 2026:

Ukuran Harga Keterangan
0,5 gram Rp1.356.000 Ukuran terkecil
1 gram Rp2.612.000 Harga acuan per gram
1 kilogram (1.000 gram) Rp2.552.600.000 Ukuran terbesar

Harga buyback

Sisi pembelian kembali atau buyback Antam tercatat pada level Rp2.352.000 per gram awal pekan ini. Angka itu menunjukkan kenaikan sekitar 0,3 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Perhitungan buyback ini menjadi acuan jika pemilik emas ingin menjual kembali batangan kepada Antam.

Ketentuan pajak untuk pembelian emas batangan

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan dikenai PPh 22 sebesar 0,9 persen. Pembeli yang menyertakan nomor NPWP dapat menikmati tarif lebih rendah, yaitu 0,45 persen.

Ketentuan pajak ini berlaku saat transaksi pembelian emas fisik di outlet resmi, sehingga pembeli perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk mendapat potongan tarif.

Secara keseluruhan, kenaikan tipis harga Antam akhir pekan ini mencerminkan kondisi pasar yang relatif stabil. Investor dan pembeli ritel disarankan memantau perkembangan harga harian jika mempertimbangkan pembelian atau penjualan dalam waktu dekat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait