BGN Lantik Lima Pejabat Baru untuk Perkuat Program MBG
Badan Gizi Nasional (BGN) melantik lima pejabat tinggi madya pada Selasa, 21 Juli 2026. Pelantikan dilakukan oleh Presiden untuk memperkuat tata kelola dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini ditujukan memperbaiki manajemen, penyaluran anggaran, dan pengawasan program nasional tersebut.
Daftar pejabat yang dilantik
Wakil Kepala BGN memperkenalkan lima pejabat yang dipilih berdasarkan pengalaman teknis dan manajerial. Mereka diharap memperkuat kapabilitas kelembagaan BGN.
- Lili Khamiliyah — Sekretaris Utama
- Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea — Deputi Sistem Tata Kelola
- Zainuri — Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran
- Mariman Darto — Deputi Promosi dan Kerja Sama
- Ketut Sumedana — Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan
Alasan pengangkatan
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan pengangkatan sesuai Pasal 59 Peraturan Presiden Nomor 83 tentang Badan Gizi Nasional. Menurutnya, BGN membutuhkan sumber daya manusia yang mampu membangun sistem serta menyempurnakan pelaksanaan MBG.
"Kami membutuhkan tim untuk bersama-sama memperbaiki BGN dan memperbaiki Program Makan Bergizi Gratis. Kehadiran pejabat tinggi madya ini akan memperkuat kapasitas kelembagaan Badan Gizi Nasional,"
Peran dan pengalaman masing-masing
BGN menempatkan pejabat berdasarkan rekam jejak. Prima Yosephine, misalnya, memiliki pengalaman mengelola Program Imunisasi Nasional, sehingga ditugaskan membangun sistem tata kelola MBG.
"Beliau biasa membangun sistem mulai dari perencanaan sasaran, penetapan target, distribusi hingga monitoring dan evaluasi. Kami sangat membutuhkan keahlian beliau untuk membangun sistem MBG,"
Zainuri dipilih karena pengalaman sebagai auditor dan pengelola keuangan negara di BPKP. Tugasnya adalah menyempurnakan mekanisme anggaran dan penyaluran dana MBG agar lebih efektif dan akuntabel.
"Kami akan membangun sistem agar setiap dana yang keluar dari virtual account dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Pengalaman beliau dalam mengelola keuangan negara menjadi bekal untuk memastikan anggaran dikelola secara efektif dan efisien,"
Lili Khamiliyah sebelumnya membantu pembenahan administrasi dan keuangan BGN. Agustina menyebut Lili berhasil menemukan dan mengembalikan dana akibat SPPG ganda ke kas negara.
"Ibu Lili membantu kami mengidentifikasi virtual account SPPG yang ganda. Beliau juga yang menyetor langsung sekitar Rp311 miliar kembali ke kas negara setelah kami menemukan SPPG yang dobel,"
Dampak pada pelaksanaan MBG
Penempatan pejabat baru diprediksi memperkuat beberapa aspek MBG: perencanaan sasaran, mekanisme penyaluran dana, kerja sama antar-pemangku kepentingan, serta pengawasan pelaksanaan. BGN berharap perbaikan ini meningkatkan efektivitas distribusi gizi bagi sasaran program.
Ke depan, BGN akan fokus menyelesaikan desain sistem anggaran dan pemantauan. Implementasi perubahan akan dipantau secara berkala untuk memastikan target MBG tercapai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana
Pelabuhan Patimban melayani impor peti kemas internasional perdana pada 19–21 Juli 2026, menangani 1.632 TEU...
Mensesneg: Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN karena Sakit
Mensesneg konfirmasi Nanik S. Deyang mundur sebagai Kepala BGN pada 22 Juli 2026; Presiden terima permohonan...
Menteri PPPA Dorong Penguatan PP Tunas Lindungi Anak Digital
Menteri PPPA Arifah Fauzi mendorong penguatan PP Tunas untuk melindungi anak dari konten berbahaya, eksploit...
Pemprov Jakarta Buka Seleksi Duta Antihoaks 2026 untuk Siswa SMA
Pemprov DKI buka seleksi Duta Antihoaks 2026 untuk siswa SMA negeri; setiap sekolah kirim maksimal lima pese...
MenPPPA Ajak Anak Perlindungan Khusus Kunjungi Istana Negara
MenPPPA Arifah Fauzi mengajak 150 anak rentan kunjungi Istana Negara dan Dufan sebagai rangkaian Hari Anak N...
Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN karena Kesehatan
Nanik Sudaryanti Deyang mundur sebagai Kepala BGN pada 22 Juli 2026 untuk menjalani pengobatan di luar neger...