Politik

Berani Berkomedi: PDI Perjuangan Jatim Dorong Komika Muda

Bagikan:
Peserta audisi Berani Berkomedi di Sawojajar, Malang

Malang — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar kompetisi stand-up comedy Berani Berkomedi untuk mendorong generasi muda berani mengangkat persoalan sosial dan politik lewat humor. Audisi perdana digelar di Sawojajar, Kota Malang, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memberi ruang ekspresi sekaligus melatih kreativitas dan kepercayaan diri komika muda.

Komedi sebagai medium menyuarakan aspirasi

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono, menilai komedi efektif memadukan hiburan dan pesan sosial. Menurutnya, cara ini memudahkan masyarakat menerima kritik tanpa menghilangkan substansi permasalahan.

"Berani Berkomedi menjadi ruang bagi anak-anak muda di Jawa Timur untuk menunjukkan dan mengembangkan talenta mereka. Kami ingin memberi kesempatan kepada generasi muda untuk berani tampil, mengasah kreativitas, dan membangun kepercayaan diri," kata Deni saat pembukaan audisi.

Tujuan kompetisi dan harapan penyelenggara

Deni, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dan Ketua PA GMNI Jawa Timur, menegaskan kompetisi ini bukan sekadar mencari yang paling lucu. Lebih dari itu, event ini diharapkan menjadi pertemuan gagasan yang mendorong anak muda menyampaikan pandangan terhadap persoalan lokal.

"Harapannya, Berani Berkomedi tidak berhenti sebagai kompetisi untuk mencari siapa yang paling lucu, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan gagasan dan kreativitas anak muda," ujarnya.

Format dan kelanjutan rangkaian

Setelah audisi di Malang, panitia merencanakan rangkaian berikutnya di empat kota lain di Jawa Timur. Tujuannya membuka kesempatan bagi lebih banyak peserta dari berbagai daerah.

  • Kediri
  • Madiun
  • Surabaya
  • Jember

Melalui rangkaian tersebut, peserta diberi peluang menunjukkan kemampuan komedi sekaligus menyampaikan kritik mengenai persoalan yang berkembang di masyarakat. Pendekatan humor dianggap strategis untuk mendekatkan isu publik kepada audiens yang lebih luas.

Dampak dan prospek

Penyelenggara berharap kompetisi ini memunculkan komika-komika muda yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menjadi penyambung suara publik. Jika berhasil, format serupa bisa dijadikan model komunikasi kreatif untuk menyampaikan aspirasi di daerah lain.

Kompetisi Berani Berkomedi menempatkan komedi sebagai kanal alternatif partisipasi politik dan sosial generasi muda, sekaligus wadah pengembangan bakat dan wacana komunitas.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait