Abang Becak Bermotor di Padangsidimpuan Cemas Hadapi Tahun Ajaran Baru
Padangsidimpuan – Seorang abang becak bermotor yang mangkal di sekitar kantor polisi Padangsidimpuan mengaku cemas menyambut tahun ajaran baru pada Juli mendatang. Erwin Syah (48) khawatir karena anak kedua akan masuk SMP dan anak ketiga mendaftar TK, sedangkan dukungan bantuan hanya diterima untuk anak pertama dan kedua melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Kekhawatiran orangtua jelang pendaftaran sekolah
Erwin, warga Kelurahan Panyanggar, Padangsidimpuan Utara, biasa menunggu penumpang di sekitar Polres Padangsidimpuan, Jalan Sisingamangaraja. Ia menyatakan anak pertamanya duduk di kelas II SMP dan sudah menerima KIP. Anak kedua yang akan masuk SMP juga menerima KIP, namun anak ketiga belum memperoleh KIP sehingga biaya pendaftaran dan pakaian TK ditanggung sendiri.
Menurut Erwin, biaya pendaftaran dan seragam untuk TK mencapai sekitar Rp500.000. Untuk menutup kebutuhan itu, ia terpaksa bekerja hingga larut malam dan mengurangi pengeluaran lain.
Rincian penghasilan dan pengeluaran harian
Erwin menjelaskan penghasilannya rata-rata sekitar Rp85.000 per hari dari mengantar warga yang mengurus urusan di kantor polisi dan belanja ke pasar. Ia berangkat setelah mengantar anak ke sekolah sekitar pukul 07.30 WIB dan mangkal sampai sekitar pukul 19.30 WIB.
Pengeluaran harian terbagi untuk bahan bakar, rokok, dan kebutuhan keluarga. Motor yang dipakai adalah Vespa Sprint tahun 1976 sehingga harus memakai minyak campur.
| Keterangan | Jumlah (Rp) |
|---|---|
| Pendapatan rata-rata per hari | 85.000 |
| Biaya minyak/oli campur | 25.000 |
| Rokok | 10.000 |
| Kebutuhan rumah tangga | 50.000 |
| Perkiraan biaya pendaftaran TK | 500.000 |
| KIP untuk siswa SMP (per tahun) | 750.000 |
| KIP untuk siswa SD (per tahun) | 450.000 |
Turunnya penghasilan setelah perpindahan Polres
Erwin menyebut ada penurunan penumpang sejak sebagian masyarakat dari daerah lain tidak lagi datang. Itu terkait perpindahan kantor Polres Tapanuli Selatan ke Sipirok, sehingga aktivitas pelayanan yang dulu menarik warga dari luar kota kini menurun.
Sebelumnya, saat kantor polisi juga melayani warga dari Tapanuli Selatan atau Padang Lawas Utara, jarak antarangkutan lebih jauh dan ongkos bisa di atas Rp20.000 sehingga penghasilan harian dapat mencapai Rp100.000–Rp150.000. Kini rute kebanyakan lokal dan tarif yang dibayar penumpang sering di bawah tarif ideal.
Harapan dan realitas sehari-hari
"Memang sangat disyukuri meskipun dana KIP itu hanya mampu membeli baju, sepatu dan tas serta buku tulis," ujar Erwin, seraya menjelaskan besaran KIP.
Erwin juga menggambarkan ketegangan hidup sederhana keluarganya ketika harus menghemat penggunaan listrik token dan berhemat menata beras. Ia menambahkan bahwa untuk makan siang biasanya dibawa dari rumah untuk menekan pengeluaran.
"Kini sangat ngilu mendengar listrik token berbunyi dan akan deg-degan jikalau mendengar bunyi kaleng beras yang bergaung dengan nyaring," keluhnya.
Situasi ini menggambarkan tekanan biaya hidup bagi pekerja informal yang mengandalkan penumpang lokal. Menjelang pendaftaran sekolah, kebutuhan pembayaran pendaftaran dan perlengkapan menjadi beban baru yang memaksa mereka menambah jam kerja dan memangkas pengeluaran rumah tangga.
Berita Terkait
Banda Aceh Dukung Sosialisasi P3SPS Aceh demi Ruang Digital Sehat
Pemko Banda Aceh mendukung sosialisasi P3SPS Aceh untuk memperluas pengawasan penyiaran termasuk konten inte...
Polsek Gunung Malela Tangkap Pelaku Pencurian di Rumah Dinas Guru
Polsek Gunung Malela menangkap MI (30) terkait pencurian di rumah dinas guru SD di Simalungun. Penangkapan b...
Bupati Hadiri Peluncuran Buku 'Polda Aceh Meutuah' di Banda Aceh
Bupati Aceh Besar hadir pada peluncuran buku 'Polda Aceh Meutuah' di Banda Aceh; buku merekam visi Kapolda t...
Polresta Deliserdang Tangkap 277 Pelaku Narkoba dalam 5 Bulan
Polresta Deliserdang menangkap 277 pelaku narkoba dari 230 kasus Jan–Mei 2026, dengan barang bukti sabu 90,8...
Polres Humbahas Ungkap 5 Kasus Narkoba, 9 Tersangka Ditangkap
Polres Humbahas ungkap 5 kasus narkoba selama Operasi Antik Toba (13 Mei–2 Juni 2026), menangkap 9 tersangka...
Kejari Medan Dakwa 3 WNA Sri Lanka dalam Kasus Penyelundupan ke Reunion
Kejari Medan mendakwa tiga WNA Sri Lanka atas dugaan penyelundupan manusia ke Pulau Reunion; sidang dilanjut...