Dinas Koperasi Sumut dan Dedi Iskandar Salurkan Sarpras untuk UMKM Labura
AEK KANOPAN, Sumut — Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Anggota DPRD Sumut Dedi Iskandar SE menyalurkan bantuan sarana dan prasarana bagi pelaku UMKM pada Selasa, 25 Agustus. Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu itu juga digabungkan dengan penyerahan santunan dan paket sembako untuk ratusan anak yatim serta kaum dhuafa.
Penyerahan sarpras dan santunan
Penyaluran bantuan produktif ini menjadi bagian dari realisasi program aspirasi masyarakat di Dapil VI Sumatera Utara. Acara berlangsung khidmat dan difasilitasi langsung oleh legislator dari Fraksi PKS tersebut. Selain alat usaha, penyelenggara membagikan dana tunai dan paket kebutuhan pokok kepada penerima yang hadir.
Ragam bantuan menurut sektor
Jenis bantuan disesuaikan untuk memperkuat berbagai sektor ekonomi akar rumput di dua kabupaten. Pemerintah daerah menyerahkan perangkat usaha mulai dari perlengkapan warung hingga mesin produksi untuk konveksi.
- Sektor Kuliner & Warung: gerobak bakso, gerobak kopi, gerobak kue, gerobak becak, steling kaca, kompor gas 2 tungku, kuali besi, meja lipat, kursi plastik, tenda usaha, blender.
- Sektor Industri Kreatif & Kue: oven gas, mesin mixer adonan, mesin penggiling tebu.
- Sektor Jasa & Perbengkelan: kursi pangkas, peralatan pangkas lengkap, mesin doorsmeer, mesin kompressor.
- Sektor Konveksi: mesin jahit Typical, mesin jahit high speed.
Respons pejabat dan tujuan program
Dalam sambutannya, Dedi Iskandar menekankan pentingnya kombinasi antara pembangunan ekonomi dan kepedulian sosial. Ia menyatakan bantuan ini dimaksudkan sebagai pemicu agar pelaku UMKM dapat mandiri dan meningkat kapabilitas usahanya.
"Bantuan alat usaha yang bervariasi ini adalah pancingan awal agar pelaku UMKM di Labura dan Labuhanbatu bisa mandiri dan naik kelas. Namun di sisi lain, kita tidak boleh melupakan tanggung jawab moral kepada anak-anak yatim dan saudara-saudara kita kaum dhuafa," ujar Dedi Iskandar.
Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Sumut memberi apresiasi atas inisiatif legislator tersebut. Mereka menilai penyaluran ini tepat sasaran karena pemetaan penerima manfaat dilakukan secara valid dan terukur.
Dampak dan prospek
Integrasi program penguatan sarpras ekonomi dan gerakan sosial diharapkan menguatkan ketahanan ekonomi keluarga pra-sejahtera. Selain mendorong geliat UMKM lokal, program ini juga berpotensi menumbuhkan semangat gotong royong di wilayah pesisir timur Sumatera Utara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polsek Aek Natas Bekuk Pengedar, Sita Sabu 1,95 Gram di Perkebunan
Unit Reskrim Polsek Aek Natas menangkap RS alias Gobang (33) di perkebunan sawit Labuhanbatu Utara dan menyi...
DPRD Batubara Sampaikan Perubahan Propemperda 2026
DPRD Batubara menyampaikan perubahan Propemperda 2026 pada 9 Oktober, mencakup penambahan satu Ranperda dan...
T. Haris Fadhillah Daftar Calon Ketua PWI Aceh 2026–2031
T. Haris Fadhillah mendaftar sebagai calon Ketua PWI Aceh 2026–2031, mengusung penguatan SDM, transformasi k...
PUPR Banda Aceh Survei 6 Manhole Rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh
Dinas PUPR Banda Aceh temukan enam manhole rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh; dua sudah diperbaiki, sisanya...
Enam Siswa Dirawat, Kondisi Korban Keracunan MBG di Medan Membaik
RSU IPI Medan: enam siswa korban keracunan MBG dirawat, dua sudah pulang setelah kondisi membaik; empat masi...
Sumut Dapat 15.011 Unit Bedah Rumah 2026, Ribuan Belum Diverifikasi
Sumut mendapat 15.011 unit bedah rumah 2026, namun 5.943 unit belum didata; Pemprov diminta percepat koordin...