Bantuan Tiba di Kampung Tango Bali Meski Akses Terputus
Polres Manggarai Timur memastikan bantuan sosial telah tiba di Kampung Tango Bali, Desa Lencur, Kecamatan Lamba Leda Utara, Senin, 24 Agustus 2026. Personel menempuh sekitar lima jam melalui akses rusak akibat bencana untuk menjangkau warga yang terdampak.
Penyaluran bantuan dan waktu tiba
Rombongan kepolisian membawa bantuan pokok dan kebutuhan darurat serta menyerahkannya langsung kepada warga setempat setelah perjalanan panjang. Akses jalan yang rusak membuat proses distribusi menjadi lebih menantang, namun bantuan tetap berhasil disalurkan.
Hambatan di lapangan
Perjalanan menuju kampung itu harus melewati sejumlah hambatan. Jembatan rusak, material longsor, dan bebatuan menutup sebagian jalur. Kondisi ini memaksa personel dan warga setempat bekerja bersama membuka akses agar kendaraan pembawa bantuan bisa melanjutkan perjalanan.
Aksi personel dan kerja sama warga
Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin menegaskan bahwa kondisi sulit tidak menghentikan upaya menjangkau masyarakat terdampak. Ia menyatakan pentingnya kehadiran unsur keamanan untuk membantu pemulihan awal.
“Tidak ada masyarakat yang boleh merasa sendiri hanya karena berada di wilayah sulit dijangkau. Ketika warga membutuhkan bantuan, Polri akan berupaya semaksimal mungkin untuk hadir.”
Personel Polres Manggarai Timur juga bergotong royong bersama warga membuka jalan dan memindahkan material penghalang. Usaha bersama ini menjadi kunci agar distribusi bantuan tetap lancar meski infrastruktur rusak.
Dampak bencana dan kebutuhan warga
Setelah tiba, tim mencatat sekitar 30 rumah hancur total akibat bencana. Selain memenuhi kebutuhan dasar, kehadiran personel dimaksudkan memberi dukungan psikososial bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Kondisi infrastruktur yang rusak turut memengaruhi proses distribusi bantuan menuju kawasan lain yang terdampak. Polres menyatakan penyaluran akan menyesuaikan kondisi lapangan dan prioritas kebutuhan.
Langkah ke depan
Polres Manggarai Timur berkomitmen mempertahankan pelayanan kemanusiaan di wilayah yang aksesnya terbatas. Kerja sama antara aparat dan masyarakat lokal akan terus menjadi strategi utama dalam fase pemulihan.
Upaya perbaikan akses dan pendataan kebutuhan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan bantuan berikutnya tepat sasaran dan berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Penasehat Khusus Presiden Datangi Jabatex Tuntut Pembayaran Pesangon
Said Iqbal datangi Jabatex Cibodas (24/8/2026) untuk mendorong pembayaran pesangon 459 buruh senilai Rp59 mi...
Kementerian PU Buru Teknologi Konversi Air Laut untuk Palue
Kementerian PU menjajaki kerja sama dengan BRIN untuk mengonversi air laut jadi air tawar sebagai solusi dar...
CIEIE 2026 di Jakarta Buka Peluang Usaha Indonesia-Tiongkok
CIEIE 2026 digelar 3-5 Sept di Jakarta untuk perkuat kerja sama ekonomi digital dan buka peluang bagi pelaku...
Bahlil Janji Permudah Perizinan untuk Percepat Pemanfaatan Panas Bumi
Menteri ESDM Bahlil akan permudah perizinan dan beri insentif untuk percepat pemanfaatan panas bumi demi cap...
DPR: RUU Perampasan Aset Disusun untuk Cegah Kriminalisasi
DPR menegaskan RUU Perampasan Aset dibahas cermat untuk mencegah penyalahgunaan dan kriminalisasi; ditargetk...
Transmigrasi Dorong Investasi dan Produktivitas Lahan di Batam
Kementerian Transmigrasi alokasikan 300 hektare di Galang untuk galangan kapal, dorong investasi dan proyeks...