Lokal

Ruko dan Perumahan Muncul di Pinggir Sungai Bahorok, Bukit Lawang

Bagikan:
Ruko dan perumahan di pinggir Sungai Bahorok, Bukit Lawang

Sebanyak ruko dan perumahan diduga dibangun secara liar di pinggir Sungai Bahorok, tepatnya di daerah wisata Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Kondisi ini terlihat mengubah pemandangan alam setempat menjadi terlihat kumuh dan tidak alami. Kejadian ini terungkap setelah keterangan warga pada Sabtu (30/5) yang memperhatikan pertumbuhan bangunan di tepian sungai.

Bangunan baru mengganggu pemandangan wisata

Bangunan yang tumbuh di sepanjang tepian sungai terlihat berjajar dekat lokasi wisata utama Bukit Lawang. Warga menyebutkan bentuk pembangunan beragam, mulai ruko hingga perumahan kecil yang menempel di garis tepi sungai. Dampaknya, panorama alam yang selama ini menjadi daya tarik wisata menjadi tertutup dan terkesan kumuh.

Larangan pasca-banjir 2003

Menurut salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, area tepi Sungai Bahorok yang dikenal sebagai Kampung Thailand sejatinya dilarang untuk pembangunan sejak banjir bandang 2 November 2003. Warga itu menjelaskan bahwa sepanjang sungai sempat ditata dan dijadikan kawasan penghijauan oleh pihak berwenang.

"Setelah banjir besar 2003, pinggiran Sungai Bahorok di Kampung Thailand memang tidak dibenarkan untuk dibangun. Lokasi itu sudah dibuat penghijauan oleh pihak berkompeten," kata warga tersebut.

Upaya konfirmasi kepada pemerintah lokal

Pelaksana tugas Camat Bahorok, Roby Deritawan Sitepu, coba dikonfirmasi terkait munculnya bangunan di tepian sungai. Namun hingga laporan ini dibuat, komunikasi melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp belum mendapat jawaban dari yang bersangkutan.

Kemunculan bangunan di tepi sungai ini memunculkan pertanyaan tentang penegakan aturan dan pengawasan kawasan wisata. Warga setempat berharap ada penjelasan dan tindakan dari aparat berwenang agar kondisi lingkungan serta fungsi kawasan wisata dapat dipulihkan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait