Komisi E Minta Audit Penentuan Desil DTSEN di Jatim
SURABAYA — Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua Komisi E, Sri Untari Bisowarno, menilai penentuan desil dalam DTSEN perlu diaudit dan dikoreksi segera. Pernyataan disampaikan Rabu (9/9/2026) karena kesalahan penentuan desil berpotensi membuat warga miskin tersisih dari program bantuan pemerintah.
Desil bukan sekadar administrasi
Untari memperingatkan bahwa pemeringkatan desil memengaruhi akses bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, dan intervensi publik lainnya. Ia menilai data harus akurat agar hak masyarakat tidak hilang karena kesalahan teknis.
Kami sungguh prihatin melihat data desil yang seperti ini. Saya sudah turun ke berbagai komunitas masyarakat maupun berbagai orang. Jadi penentuan desil ini menurut saya kurang cermat
Kekhawatiran indikator fisik dan kesalahan klasifikasi
Untari menyoroti penggunaan indikator fisik, seperti kondisi bangunan rumah, yang dinilai tidak selalu mencerminkan kemampuan ekonomi rumah tangga secara riil. Rumah yang tampak bagus bisa jadi milik mertua atau warisan, sementara penghuni saat ini mengalami keterbatasan ekonomi.
Contoh rumah. Rumah itu ternyata milik mertuanya atau milik warisan dari orang tua. Itu sudah langsung rumah bagus, ini sudah langsung masuk desil 6, desil 7
Simulasi dampak exclusion error
Fraksi PDIP melakukan simulasi untuk menggambarkan potensi dampak jika terjadi exclusion error. Berdasarkan angka kemiskinan BPS Maret 2026 sebesar 3,712 juta penduduk miskin Jawa Timur, simulasi menunjukkan jumlah terdampak signifikan bila penargetan tidak akurat.
| Persentase Exclusion Error | Perkiraan Jumlah Terdampak |
|---|---|
| 5% | 185.600 orang |
| 10% | 371.200 orang |
| 15% | 556.800 orang |
| 20% | 742.400 orang |
Angka tersebut merupakan simulasi, bukan data resmi, untuk menggambarkan besarnya risiko apabila penargetan program tidak akurat
Perbedaan konsep BPS dan DTSEN
Untari mengingatkan bahwa angka kemiskinan BPS dan pemeringkatan desil pada DTSEN memiliki konsep berbeda. BPS mengukur status kemiskinan, sedangkan desil merupakan peringkat relatif kesejahteraan rumah tangga, sehingga tidak selalu sebanding.
Langkah perbaikan dan pemanggilan stakeholder
Sebagai Ketua Komisi E, Untari menyampaikan Komisi akan memanggil Dinas Sosial, BPS, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meminta penjelasan indikator yang digunakan dalam penentuan desil 1 hingga 10. Ia juga menyoroti minimnya sosialisasi mekanisme keberatan atau masa sanggah.
Walaupun ada masa sanggah tapi orang kan tidak terlalu tahu. Desil ini sudah disuarakan kira-kira setahun yang lalu. Tapi kemudian baru dilakukan sosialisasi di lapangan baru satu-dua bulan ini
Rekomendasi perbaikan DTSEN
Fraksi PDIP mendorong tiga langkah inti untuk memperbaiki DTSEN di Jawa Timur:
- Audit kualitas data untuk mendeteksi kesalahan penentuan desil.
- Memperkuat verifikasi lapangan melalui desa/kelurahan dan perangkat daerah.
- Membuka mekanisme koreksi yang mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat.
Untari juga mengusulkan perlindungan sementara bagi keluarga yang kehilangan manfaat akibat perubahan desil sebelum verifikasi selesai. Ia menegaskan bahwa DTSEN harus menjadi alat untuk memperbaiki ketepatan sasaran, bukan menjadi penghalang administratif yang membuat warga miskin kehilangan haknya.
Komisi E DPRD Jawa Timur akan melanjutkan pemanggilan dan evaluasi untuk memastikan indikator penentuan desil mencerminkan kondisi sosial ekonomi nyata warga.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
ASN Blitar Kerja Bakti di Pasar lewat Gerakan ASRI
ASN Blitar dikerahkan dalam Gerakan ASRI untuk membersihkan Pasar Kanigoro dan Sutojayan pada 30 Oktober 202...
Novita Hardini Ajak Pemuda Trenggalek Manfaatkan Peluang Industri Gim
Novita Hardini mendorong pemuda Trenggalek mengubah hobi jadi profesi lewat industri gim untuk menciptakan k...
Novita Dorong Pemuda Trenggalek Manfaatkan Industri Gim
Novita Hardini ajak pemuda Trenggalek kembangkan keterampilan industri gim agar hobi jadi karya bernilai eko...
Bupati Sumenep Ajak Teladani Leluhur dalam Ziarah Hari Jadi ke-757
Bupati Sumenep pimpin ziarah di Asta Tinggi pada Hari Jadi ke-757 dan ajak masyarakat meneladani perjuangan...
DPRD Jember Teruskan 18 Tuntutan Mahasiswa, Tak Bisa Hentikan Tapera
DPRD Jember akan meneruskan 18 tuntutan mahasiswa ke pusat, namun tak berwenang menghentikan Tapera dan prog...
Ketua Komisi E Usulkan AI untuk Menghidupkan Wayang ke Generasi Muda
Ketua Komisi E Jatim usulkan AI untuk menghidupkan wayang agar lakon dan nilai budaya lebih mudah dijangkau...