Deni Wicaksono Kawal Aspirasi Infrastruktur di Trenggalek
Trenggalek — Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi warga terkait pemerataan pembangunan infrastruktur setelah menggelar reses di Dapil IX pada Jumat, 31 Juli 2026. Mayoritas usulan yang diterima berkaitan dengan perbaikan jalan, jembatan, paving, dan rumah tidak layak huni.
Reses: infrastruktur jadi tuntutan utama
Deni menyampaikan bahwa selama sepekan menggelar reses di daerah pemilihan yang meliputi Trenggalek, Ponorogo, Magetan, Ngawi, dan Pacitan, infrastruktur menjadi keluhan terbanyak dari masyarakat. Kunjungan terakhir dilakukan di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.
"Usulan atau aspirasinya berkutat masalah pemenuhan infrastruktur. Mulai jalan, jembatan, paving, rumah tak layak,"
Selain itu, warga juga mengemukakan kebutuhan di bidang pendidikan dan kesehatan, namun secara kuantitas aspirasi infrastruktur masih mendominasi.
Karakter geografis dan jenis permintaan
Deni menilai tingginya aspirasi infrastruktur berkaitan erat dengan kondisi geografis Trenggalek yang didominasi wilayah pedesaan dan pegunungan. Sebagian warga meminta pembangunan akses jalan baru ke kawasan pelosok, sementara yang lain mengusulkan perbaikan ruas jalan yang rusak di permukiman dan pusat kota.
"Trenggalek wilayahnya berbeda dengan daerah lain. Tetapi bagaimanapun juga, apa pun usulan atau aspirasi tetap kami tampung. Ini sebagai bentuk komitmen kami menjadi wakil rakyat,"
Koordinasi kewenangan provinsi dan kabupaten
Deni menegaskan semua aspirasi akan dikawal lewat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek sesuai pembagian kewenangan. Untuk ruas jalan berstatus provinsi, penanganan akan didorong melalui pemerintah provinsi. Sementara infrastruktur yang menjadi kewenangan kabupaten akan dikoordinasikan langsung dengan Pemkab Trenggalek.
Pendidikan, anggaran, dan tindak lanjut
Selain infrastruktur fisik, Deni menerima aspirasi terkait kebutuhan ruang kelas dan sarana prasarana sekolah. Ia menyatakan akan merealisasikan beberapa prioritas pendidikan, termasuk rencana pembangunan ruang kelas untuk Ponpes Darussalam yang dibidik dibangun tahun ini.
"Keluhan-keluhan itu mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti. Kami akan terus mengawal,"
Deni juga memberi penjelasan soal kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang berdampak pada alokasi dana untuk pembangunan daerah dan desa. Ia meminta masyarakat memahami perlambatan pada beberapa proyek terkait penyesuaian anggaran, namun menegaskan akan terus memperjuangkan alokasi untuk kebutuhan prioritas.
Langkah ke depan
Selanjutnya, wakil rakyat tersebut akan menyusun daftar prioritas aspirasi hasil reses dan melakukan serangkaian koordinasi teknis dengan pemerintah provinsi serta pemkab untuk mempercepat realisasi perbaikan infrastruktur dan pembangunan fasilitas pendidikan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan: Pemkab Malang Harus Peka, RAPBD 2027 Konsisten
Fraksi PDI Perjuangan minta Pemkab Malang tangani masalah sejak dini dan pastikan RAPBD 2027 konsisten dari...
Puan Dorong Medali Asian Games 2026 Jadi Modal Perkuat Pembinaan
Puan Maharani minta setiap medali Asian Games 2026 dijadikan modal memperkuat pembinaan olahraga nasional se...
DPRD Dukung Pemberdayaan Gen Z Berbasis Kampung di Surabaya
DPRD Surabaya dukung program pemberdayaan Gen Z berbasis kampung; tekan kebutuhan pendampingan agar usaha ri...
PDI Perjuangan Minta Raperda Desa di Madiun Beri Kepastian
Fraksi PDI Perjuangan minta Raperda Desa Madiun beri kepastian kewenangan, anggaran, pengawasan, dan kesejah...
Novita Dorong Trenggalek Jadi Rumah Jaranan Dunia
Novita Hardini dorong FJTT ke-30 dan status KEN 2026 dijadikan momentum menjadikan Trenggalek rumah jaranan...
KONI Dorong Mini Soccer Trenggalek Jadi Sumber Talenta Porprov 2027
KONI Trenggalek mendorong mini soccer jadi sumber talenta Porprov Jatim 2027 lewat Turnamen Piala Dispora 20...