Arus Libur Iduladha Diprediksi Padat, Dishub Solo Siaga
Mobilitas naik saat libur Iduladha mengakibatkan kepadatan di wilayah Surakarta dan Yogyakarta sejak awal liburan, Kamis, 28 Mei 2026. Dinas Perhubungan Kota Surakarta (Dishub) memperkirakan lonjakan kendaraan 2–5% dibanding hari biasa dan melakukan langkah antisipasi untuk mencegah kemacetan.
Situasi lalu lintas di Surakarta
Kepadatan terlihat terutama di kawasan bisnis dan jalur penghubung objek wisata. Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman mulai mengalami peningkatan arus kendaraan.
Kawasan pasar tradisional juga lebih ramai dipadati pengunjung dan kendaraan pribadi. Meski demikian, kepadatan masih terkendali menurut pengamatan Dishub setempat.
Antisipasi Dishub dan kepolisian
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Andri Wahyudi, mengatakan peningkatan arus masih relatif kecil tetapi tetap diawasi ketat. Petugas fokus pada titik rawan dan pusat keramaian agar arus tetap lancar.
"Peningkatan kendaraan masih relatif kecil selama libur panjang. Arus lalu lintas tetap lancar di sejumlah ruas jalan,"
Andri menambahkan bahwa patroli dilakukan secara rutin bersama kepolisian untuk merespons potensi hambatan lalu lintas.
Tantangan utama adalah parkir liar yang sering muncul saat pengendara ingin parkir dekat lokasi tujuan. Untuk itu, Dishub menyiapkan pengaturan parkir dan pengawasan di titik strategis.
Operasional Terminal Giwangan dan imbauan keselamatan
Di Yogyakarta, Kepala Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, memastikan operasional terminal berjalan lancar dan armada bus telah menjalani pemeriksaan kelayakan jalan sebelum beroperasi.
"Kami memastikan armada dan kru dalam kondisi layak beroperasi. Faktor keselamatan menjadi prioritas utama selama liburan,"
Sigit juga mengingatkan penumpang agar berhati-hati saat membeli tiket secara daring dan selalu memverifikasi jadwal keberangkatan kepada perusahaan otobus.
"Penumpang perlu konfirmasi ulang jadwal sebelum keberangkatan. Hal itu menghindari keterlambatan akibat perbedaan waktu sistem,"
Langkah pencegahan yang disarankan
- Memilih perusahaan otobus resmi dan legal.
- Memeriksa kelayakan armada dan jadwal keberangkatan secara langsung.
- Menghindari parkir di sembarang tempat untuk mencegah macet.
- Mematuhi arahan petugas lalu lintas di titik keramaian.
Dengan pengawasan lebih ketat dan koordinasi antar-instansi, pihak berwenang berharap arus balik dan keberangkatan selama libur Iduladha berlangsung aman dan lancar. Warga diimbau tetap waspada dan melakukan konfirmasi jadwal sebelum berangkat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
LPDS Luncurkan Buku Lima Tokoh Perempuan Pers Indonesia
LPDS meluncurkan buku yang mengangkat jejak lima tokoh perempuan pers Indonesia sebagai catatan sejarah dan...
LPDS Luncurkan e-Learning UKW di Ulang Tahun Ke-38
LPDS meluncurkan e-Learning UKW saat ulang tahun ke-38 untuk memudahkan akses materi dan coaching bagi calon...
Kemenhut Revisi Permen LHK untuk Percepat Hilirisasi dan Tarik Investasi
Kemenhut menyusun revisi Permen LHK Nomor 8/2021 untuk mempercepat hilirisasi hasil hutan dan menarik invest...
BSPS Berbasis Material Gerakkan Ekonomi Desa
Wamen PKP Fahri Hamzah menyatakan BSPS diubah menjadi bantuan material untuk mendorong ekonomi desa melalui...
Evaluasi BSPS Jadi Kunci Perbaikan Bantuan Perumahan
Pengamat menilai evaluasi BSPS krusial untuk tingkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran, serta pertimbangk...
Korban KM Nurul Salsa Jadi Empat Orang setelah Satu Jenazah Ditemukan
Korban meninggal KM Nurul Salsa naik jadi empat orang setelah satu jenazah laki-laki ditemukan di timur laut...