Arus Penumpang Solo–Jogja Naik saat Libur Iduladha
Arus penumpang dan volume kendaraan di rute Solo–Jogja meningkat selama libur Iduladha. Pihak terminal dan dinas perhubungan melakukan pengawasan serta antisipasi sejak akhir Mei 2026 untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Lonjakan di Terminal Giwangan
Terminal utama di Yogyakarta mencatat peningkatan penumpang seiring libur sekolah dan aktivitas liburan keluarga. Pengelola terus memantau arus kedatangan dan keberangkatan bus agar tidak terjadi penumpukan penumpang.
Pada 28 Mei 2026, Kepala Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, menyampaikan bahwa kenaikan relatif moderat namun nyata. Ia menaksir peningkatan mencapai sekitar delapan sampai sepuluh persen dari hari normal.
Mungkin kalau dari hari normal kita peningkatannya di antara delapan persen sampai sepuluh persen. Yang jelas kami juga melihat bahwa memang peningkatan ini dipicu oleh aktivitas masyarakat untuk berliburan dan libur sekolah.
Langkah Antisipasi dan Pemeriksaan Kelaikan
Untuk menghadapi lonjakan tersebut, manajemen terminal menyiagakan armada cadangan dan bus pariwisata tambahan. Koordinasi intensif dengan perusahaan otobus dilakukan agar calon penumpang tidak tertinggal.
Petugas juga melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan secara digital dan pemeriksaan kasat mata. Pemeriksaan kondisi kesehatan kru menjadi prioritas untuk meminimalkan risiko human error selama perjalanan.
Kami secara digitalisasi sudah kami input, kemudian juga secara fisik, secara kasat mata juga selalu kita ramcek, terutama juga untuk kru-nya. Jadi jangan sampai kru-nya ini kan human error ini harus saya antisipasi sejauh mungkin.
Kenaikan Lalu Lintas di Surakarta
Di Kota Surakarta, dinas perhubungan melaporkan peningkatan volume kendaraan yang dinamis, terutama di koridor bisnis. Titik-titik kepadatan mulai muncul di Jalan Slamet Riyadi dan Jenderal Sudirman.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Andri Wahyudi, menyebut kenaikan tidak terlalu signifikan namun tetap diperhatikan. Peningkatan penelintas diperkirakan antara dua sampai lima persen selama liburan.
Kalau peningkatan tidak begitu signifikan ya dibandingkan di hari-hari biasa, namun ada sedikit peningkatan lah dua sampai lima persen lah untuk penelintas di liburan panjang ini. Kebanyakan masyarakat masih sibuk dengan kegiatan hari korban kemarin.
Dishub membentuk tim patroli kota untuk mengantisipasi kemacetan di persimpangan dan mengimbau masyarakat mematuhi rambu serta memarkir di lokasi resmi.
Prediksi Puncak Arus Balik dan Imbauan Keselamatan
Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu menjelang aktifnya kembali kegiatan sekolah. Semua pihak mengimbau pengendara untuk mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, dan saling menghormati di jalan.
Dengan langkah pengawasan dan kesiagaan lintas sektor, otoritas berharap arus lalu lintas tetap terkendali hingga akhir masa libur panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...