Pemerintah Apresiasi TVRI atas Penayangan Piala Dunia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberi apresiasi kepada Lembaga Penyiaran Publik TVRI atas keberhasilan menyiarkan Piala Dunia FIFA. Pernyataan itu disampaikan saat jumpa pers di Jakarta, Senin, 20 Juli 2026. Menurutnya, penayangan selama sebulan penuh memberi hiburan berkualitas dan berdampak pada perekonomian lokal.
Apresiasi untuk TVRI
Prasetyo menilai TVRI menjalankan tugas penyiaran dengan baik selama periode turnamen. Penayangan pertandingan yang rutin dan luas dinilai berhasil memenuhi kebutuhan hiburan publik.
Dalam kesempatan yang baik ini kami juga menyampaikan terima kasih tentunya kepada TVRI yang telah menyiarkan Piala Dunia ini. Selama satu bulan penuh dengan sangat baik.
Pernyataan itu menegaskan peran TVRI sebagai penyedia layanan publik yang mampu menghadirkan program berskala internasional.
Dampak ekonomi dan manfaat bagi UMKM
Selain aspek hiburan, Menteri Prasetyo menekankan sisi ekonomi dari penayangan pertandingan. Menurutnya, siaran langsung pertandingan menggerakkan aktivitas usaha dan meningkatkan permintaan di berbagai sektor.
Ia menyebut manfaat tersebut tidak hanya dirasakan oleh penggemar sepak bola, tetapi juga pelaku usaha kecil dan menengah. Aktivitas nonton bareng, konsumsi, dan perdagangan selama pertandingan menjadi faktor penggerak ekonomi di daerah.
Memberi manfaat yang luar biasa kepada seluruh masyarakat kita. Tidak hanya kepada penggemar bola tetapi juga menggerakkan roda-roda perekonomian secara merata di seluruh daerah.
Reaksi atas hasil turnamen
Menteri Sekretaris Negara juga menyampaikan ucapan selamat kepada pendukung tim juara. Untuk pendukung tim yang belum menang, Prasetyo mengajak tetap optimis melihat putaran berikutnya.
Kalaupun ada yang timnya belum menang, ya biasa itu dalam sebuah permainan, selamat kepada pendukung Spanyol. Pendukung Argentina tidak boleh sedih, empat tahun lagi bisa lagi masuk ke final.
Makna dan prospek ke depan
Penilaian pemerintah terhadap penayangan Piala Dunia oleh TVRI mencerminkan pentingnya media publik dalam menyajikan program yang luas dan berdampak. Keberhasilan siaran ini membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antara lembaga penyiaran dan pelaku ekonomi lokal untuk memaksimalkan manfaat sosial-ekonomi pada acara besar mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...