Nasional

KPU: 214.357.667 Pemilih Terdata dalam PDPB Semester 1/2026

Bagikan:
Ilustrasi rilis data pemilih KPU PDPB Semester 1/2026

Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis rekapitulasi hasil Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester 1 Tahun 2026. Anggota Komisioner sekaligus Ketua Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idros, menyampaikan total pemilih tercatat nasional, dari dalam negeri dan luar negeri, mencapai 214.357.667 pemilih dalam Rapat Pleno PDPB yang digelar di kantor KPU, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Rincian jumlah dan komposisi pemilih

Data rekap menunjukkan komposisi pemilih hampir seimbang. Proporsi gender tercatat 49,85 persen laki-laki dan 50,15 persen perempuan. Menurut Betty, jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya.

"Jadi total pemilih nasional kita dalam negeri dan luar negeri 214.357.667. Terdiri atas laki-laki 49,85 persen laki-laki, perempuan 50,15 persen,"

Tren kenaikan dibanding periode sebelumnya

KPU mencatat adanya kenaikan jumlah pemilih sebesar 1,11 persen jika dibandingkan data PDPB Semester 2 Tahun 2025. Kenaikan ini menunjukkan adanya penambahan pemilih dari proses pemuktahiran yang menyeluruh terhadap Warga Negara Indonesia (WNI), baik yang berada di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri.

Sebaran provinsi dengan pemilih terbanyak

Betty memaparkan sebaran jumlah pemilih antarprovinsi. Lima provinsi dengan jumlah pemilih terbesar adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Banten. Rincian angka tertera pada tabel berikut:

Provinsi Jumlah Pemilih (perkiraan)
Jawa Barat 35,7 juta
Jawa Timur 32,5 juta
Jawa Tengah 29,3 juta
Sumatra Utara 11,3 juta
Banten 9,3 juta

Implikasi dan langkah selanjutnya

Hasil rekap PDPB ini menjadi dasar KPU dalam perencanaan logistik dan regulasi pemilu selanjutnya. KPU menyatakan akan terus memperbarui data secara berkala untuk memastikan akurasi daftar pemilih, termasuk verifikasi terhadap WNI di luar negeri.

Dengan data terbaru ini, penyelenggara pemilu dapat menyesuaikan kebijakan teknis dan persiapan penyelenggaraan, sehingga proses demokrasi berjalan lebih representatif dan akurat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait