Pemko Medan Berkomitmen Bangun Ulang Rumah Korban Angin Puting Beliung
Medan — Pemerintah Kota Medan menyatakan akan membangun kembali rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung di sembilan kecamatan terdampak. Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Medan, Rico Waas, Selasa (25/8), setelah pendataan dan penyaluran bantuan logistik serta material terus dijalankan oleh perangkat daerah.
Penanganan darurat: logistik dan material
BPBD Kota Medan, dibantu kecamatan dan kelurahan, terus menyalurkan bantuan berupa material bangunan, paket sembako, selimut, terpal, serta air bersih untuk warga terdampak. Tim kewilayahan juga fokus pada kebutuhan pangan dan kesehatan warga.
"Kemudian paling terpenting adalah bantuan logistik berupa makanan dan minuman. Juga kebutuhan air bersih. Ini yang terus dilakukan oleh tim di kewilayahan dan BPBD,"
Rico menegaskan petugas di lapangan diminta segera merujuk warga yang sakit ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan cepat.
Pendataan sebagai dasar perbaikan
Pendataan menyeluruh kini menjadi prioritas untuk menjadi dasar penganggaran perbaikan rumah warga. Menurut Pemko, data lengkap diperlukan agar usulan perbaikan dan rehabilitasi dapat dianggarkan secara tepat.
"Saya mendorong agar rekan-rekan camat mampu mendelegasikan segala tugas kemanusiaan ini... Termasuk dalam hal menangani adanya warga yang sakit akibat dampak bencana untuk segera dibawa ke rumah sakit agar ditangani,"
Kemungkinan penggunaan anggaran
Pemko Medan menyatakan sedang mengkaji regulasi terkait besaran dan jenis bantuan yang dapat diberikan. Saat ini, berdasarkan kajian awal, bantuan yang diperbolehkan adalah berupa material bangunan dan sembako.
"Kami juga sedang kaji regulasinya agar bisa dibangun rumah-rumah yang rusak tersebut. Termasuk kemungkinan dapat ditampung dalam penggunaan BTT (Belanja Tak Terduga) dalam bencana angin puting beliung ini,"
Namun Rico menekankan, sampai aturan jelas, fokus penyaluran tetap pada bahan bangunan dan kebutuhan pokok.
Dukungan Pemerintah Provinsi
Pemko juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang berencana membantu membangun ulang beberapa rumah, khususnya di Kecamatan Medan Johor.
"Saya sampaikan terima kasih. Bagaimanapun pemerintah harus senantiasa hadir untuk masyarakat, apalagi di saat-saat yang dibutuhkan seperti ini,"
Daerah terdampak
Bantuan akan terus disalurkan ke sembilan kecamatan terdampak, yakni:
- Medan Amplas
- Medan Johor
- Medan Tuntungan
- Medan Selayang
- Medan Sunggal
- Medan Perjuangan
- Medan Petisah
- Medan Denai
- Medan Area
Pemulihan jangka menengah akan bergantung pada hasil pendataan dan keputusan regulasi mengenai penggunaan anggaran. Sampai keputusan final, fokus utama pemerintah adalah memastikan kebutuhan dasar dan perbaikan darurat rumah warga terpenuhi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polsek Siantar Barat Gelar Sapa Saling di Pos Kamling Dwikora
Polsek Siantar Barat menggelar Sapa Saling di Pos Kamling Dwikora malam ini untuk meningkatkan keamanan ling...
Anak Korban Dugaan Kekerasan Dirawat Intensif di RSU Haji Medan
AGP (7) korban dugaan kekerasan dirawat intensif di RSU Haji Medan setelah dirujuk dari Sidikalang; terduga...
Polres Langkat Tangkap 7 Tersangka Kasus Curas di Empat Lokasi
Satreskrim Polres Langkat menangkap tujuh terduga tersangka kasus curas di empat lokasi; barang bukti pisau...
Kakanwil Kemenag Sumut Lantik 168 Pejabat KUA
Kakanwil Kemenag Sumut melantik 168 PNS termasuk 165 Kepala KUA pada 24 Agustus, menekankan integritas, anti...
Langkat Teken KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026, Defisit Rp298,69 M
Plt Bupati Langkat tandatangani KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026; pendapatan Rp2,58 T, belanja Rp2,88 T, defisi...
Kapolres Simalungun Periksa Mendadak Handphone, Larang Judi Online
Kapolres Simalungun periksa handphone personel usai apel (24/8) untuk memastikan anggota tidak mengakses jud...