DPRD Desak Wali Kota Selesaikan Polemik Anggaran KONI Blitar
BLITAR — DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera memberi kepastian soal anggaran KONI Kota Blitar agar pembinaan atlet tidak terganggu. Desakan itu disampaikan saat puluhan pengurus cabang olahraga, atlet binaan, dan pengurus KONI menggelar unjuk rasa ke kantor DPRD, Senin (7/9/2026). Mereka menuntut kejelasan pencairan anggaran yang sebelumnya telah disepakati dalam pembahasan APBD.
Aksi dan tuntutan massa
Massa datang membawa berkas tuntutan dan meminta kepastian penggunaan anggaran untuk program pembinaan olahraga di Kota Blitar. Selain anggaran, mereka juga menyorot belum dibukanya kembali Kantor Sekretariat KONI yang selama ini menjadi pusat koordinasi cabor. Setelah menyerahkan aspirasi, perwakilan KONI dan cabor diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Blitar.
Kami mendesak wali kota segera mencarikan solusi bagaimana situasi ini bisa diselesaikan dengan baik, sehingga pembinaan atlet di Kota Blitar tidak terhambat
Respons DPRD dan langkah yang telah ditempuh
Ketua DPRD Syahrul Alim mengatakan DPRD telah melakukan pembahasan dan hearing sebelumnya dengan KONI, namun belum mendapatkan jawaban tegas dari eksekutif. Ia menegaskan pengesahan anggaran sudah menjadi bagian dari tugas DPRD. Untuk urusan pencairan, menurutnya kewenangan ada pada Wali Kota atau pihak eksekutif daerah.
Jadi kewenangan mencairkan anggaran KONI itu ada pada Wali Kota Blitar atau pihak eksekutif
Dampak pada pembinaan atlet
Syahrul memperingatkan ketidakpastian anggaran berpotensi menghentikan program latihan dan kegiatan yang telah terencana. Ia meminta Pemkot memberikan kepastian agar KONI dan cabor dapat menjalankan program pembinaan secara optimal. Keberadaan kantor sekretariat juga dianggap penting untuk menunjang koordinasi antarcabor dan pelaksanaan kegiatan olahraga.
Langkah lanjutan dan harapan
Usai menyampaikan aspirasi di DPRD, massa melanjutkan aksi ke Kantor Wali Kota Blitar dengan tuntutan serupa. DPRD berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penyelesaian agar agenda pembinaan dan persiapan atlet menghadapi berbagai kompetisi tidak terganggu. Pemerintah daerah diminta segera memberi kejelasan agar program olahraga di Kota Blitar bisa berjalan sesuai rencana.
Dengan desakan ini, perhatian publik tertuju pada respons eksekutif untuk memastikan pembinaan atlet dan pemanfaatan fasilitas organisasi olahraga kembali berjalan normal.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Bupati Sumenep: Santri Perkuat Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
Bupati Sumenep mendorong santri perkuat ilmu, jaga akhlak, dan kembangkan kemandirian ekonomi saat apel Hari...
Sri Untari Ajak Doa Bersama Minta Hujan di Malang
Sri Untari menggelar doa lintas agama di Malang (22/10/2026) untuk memohon hujan hadapi karhutla dan mendoro...
Wakil DPRD Pasuruan Ajak Santri Jaga Semangat Menuju Indonesia Emas
Wakil Ketua DPRD Pasuruan Muhamad Zaini mengajak santri menjaga semangat pengabdian saat apel HSN di lapanga...
DPRD Jatim Dorong Perencanaan Ekologis Cegah Karhutla
Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari mendorong perencanaan ekologis dan pengawasan tata ruang untuk mencegah...
DPRD Ngawi Perketat Pengawasan Pesantren Penerima Anggaran
DPRD Ngawi perketat pengawasan pesantren penerima dana daerah untuk lindungi santri dan jaga citra lembaga;...
Pemkot Diminta Percepat Pemadaman Kebakaran TPA Supit Urang
Dewanti minta Pemkot Malang percepat pemadaman Kebakaran TPA Supit Urang dan berikan perlindungan kesehatan...