Nasional

Amalan 10 Hari Pertama Zulhijah dan Tanggal Penting 1447 H

Bagikan:
Ilustrasi ibadah haji dan perayaan Iduladha di bulan Zulhijah

Sepuluh hari pertama dalam bulan Zulhijah menjadi momentum utama bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Pada periode ini dianjurkan zikir, puasa, sedekah, dan persiapan Iduladha. Tahun 1447 H, hari-hari penting jatuh pada 25–27 Mei 2026 untuk Tarwiyah, Arafah, dan Iduladha.

Keutamaan sepuluh hari pertama

Para ulama menegaskan bahwa sepuluh hari pertama Zulhijah memiliki keutamaan lebih besar dibanding hari-hari lain. Nabi Muhammad SAW menganjurkan memperbanyak zikir dan amalan saleh pada masa ini. Oleh karena itu, umat Islam disarankan memanfaatkan waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Amalan yang dianjurkan

Amalan yang disunnahkan selama sepuluh hari pertama meliputi tahlil, takbir, tahmid, zikir, puasa sunnah di hari tertentu, dan sedekah. Berikut beberapa amalan praktis:

  • Perbanyak zikir, tahlil, takbir, dan tahmid.
  • Puasa sunnah pada 8 Zulhijah (Puasa Tarwiyah) dan 9 Zulhijah (Puasa Arafah) bagi yang tidak berhaji.
  • Menunaikan kurban dan berbagi daging kepada yang membutuhkan pada hari Iduladha.
  • Memperbanyak doa dan permohonan ampun terutama pada Hari Arafah.

Dalil dan kutipan

Imam An-Nawawi dan mayoritas ulama menekankan keutamaan memperbanyak zikir di awal Zulhijah. Al-Qur'an dan hadits memberikan dasar anjuran ini.

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

Artinya: “Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan.” (QS. Al-Hajj: 28)

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنْ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ

Artinya: “Tidak ada hari lebih agung di sisi Allah dibanding sepuluh hari pertama Zulhijah, maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahllil, takbir, dan tahmid.” (HR Ahmad)

عَنْ قَتَادَةَ بْنِ النُّعْمَانِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ غُفِرَ لَهُ سَنَةٌ أَمَامَهُ وَسَنَةٌ بَعْدَهُ

Artinya: “Siapa yang berpuasa pada Hari Arafah, diampuni dosa setahun sebelumnya dan setahun berikutnya.” (HR Ibnu Majah)

Tanggal penting 1447 H / 2026

Untuk tahun 1447 H, beberapa tanggal penting yang patut dicatat adalah:

  • 8 Zulhijah — Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026.
  • 9 Zulhijah (Hari Arafah) — Puasa Arafah dan wukuf jamaah haji: Selasa, 26 Mei 2026.
  • 10 Zulhijah (Iduladha) — Hari raya kurban: Rabu, 27 Mei 2026.
  • 11–13 Zulhijah (Hari Tasyrik) — Hari makan, minum, dan takbir; puasa sunnah dilarang.

Iduladha, Tasyrik, dan makna sosial

Iduladha mengingatkan teladan Nabi Ibrahim dan Ismail dalam ketaatan dan pengorbanan. Ibadah kurban menjadi simbol ketakwaan dan penguatan solidaritas sosial melalui pembagian daging kepada yang membutuhkan. Hari Tasyrik selanjutnya adalah masa berzikir dan tidak berpuasa sunnah.

Secara keseluruhan, bulan Zulhijah mengajak umat Islam melakukan muhasabah, memperbaiki kualitas ibadah, dan memperbanyak amal saleh menjelang tahun baru Hijriah.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!