116 Unit Alat Bantu Disabilitas Disalurkan di Pamekasan
PAMEKASAN — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Hj. Ansari menyalurkan 116 unit alat bantu fisik untuk penyandang disabilitas dan warga yang membutuhkan di Pamekasan pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Penyaluran merupakan realisasi aspirasi melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial.
Penyerahan bantuan dan lokasi
Penyerahan berlangsung di Rumah Aspirasi Hj. Ansari, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Barang bantuan didatangkan dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta milik Kemensos RI dan langsung diserahkan kepada penerima manfaat.
Jenis dan jumlah bantuan
Secara keseluruhan disalurkan 116 unit alat bantu fisik. Bantuan tersebut disesuaikan kebutuhan penerima, mulai dari alat mobilitas hingga prostetik.
- 103 unit kursi roda standar
- 2 unit kursi roda cerebral palsy (CP)
- 3 buah kaki palsu
- 4 buah tripod
- 1 unit walker
- 2 pasang kruk ketiak
- 1 buah tongkat kaki
Tujuan dan mekanisme pengajuan
Ansari menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar penyaluran barang. Program bertujuan menghadirkan manfaat program pemerintah pusat langsung ke daerah. Ia berharap cakupan program menjangkau seluruh wilayah Madura.
Harapan kami menjangkau seluruh Madura. Tidak hanya di Pamekasan, tetapi seluruh Madura, baik itu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Untuk memastikan efektivitas, pengajuan dilakukan melalui jaringan aspirasi wakil rakyat. Permohonan dihimpun sampai mencapai kuota tertentu sebelum diajukan ke Kemensos agar distribusi efisien dan pengirim tidak merugi.
Tinggal nunggu sampai 100 orang atau 150 sehingga yang membawa tidak rugi. Setelah kita sudah mencapai target, baru kita ajukan, dan alhamdulillah langsung ditindaklanjuti.
Dampak bagi penerima
Penerima mengungkapkan bantuan ini membuka peluang kembali beraktivitas. Salah satu penerima, Qomariyah, mahasiswi asal Kecamatan Tlanakan, menerima kaki palsu setelah menjalani amputasi akibat kecelakaan pada 2023. Ia berharap bisa melanjutkan pendidikan dan mobilitas sehari-hari.
Selain mahasiswa, kursi roda diserahkan kepada lansia dan penderita stroke, sementara alat bantu jalan mendukung mobilitas warga dengan keterbatasan fisik.
Peran pemerintah dan prospek
Perwakilan Kemensos yang hadir menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperkuat perlindungan sosial melalui Program ATENSI. Pemerintah pusat mendorong kolaborasi dengan wakil rakyat dan masyarakat agar bantuan tepat sasaran dan kebutuhan kelompok rentan dapat terpenuhi.
Semoga diterimanya nanti benar-benar bermanfaat untuk Bapak-Ibu semuanya. Sehingga senantiasa bisa menambah semangat untuk menjalani hidup ini.
Ke depan, program serupa diharapkan terus didorong agar cakupan bantuan lebih luas dan terkoordinasi antar daerah di Madura.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Hj Ansari Salurkan Alat Bantu Dengar untuk Nenek 100 Tahun
Hj. Ansari menyalurkan alat bantu dengar lewat Program ATENSI kepada Nenek Suidah (100) di Pamekasan, sebaga...
Bantuan Air Bersih Didistribusikan ke 3 Desa Terdampak Kekeringan di Bangkalan
Anggota DPRD Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan air bersih dengan armada tangki ke tiga desa terdampak kekeri...
DPRD Jember Minta Data KHDPK Usai Dugaan Pungli hingga Rp28 Juta
DPRD Jember minta Cabang Dinas Kehutanan buka data KHDPK setelah warga lapor dugaan pungutan hingga Rp28 jut...
PDI Perjuangan Soroti Komposisi APBD Sumenep 2027
PDI Perjuangan minta penjelasan soal alokasi belanja tidak terduga yang lebih besar dari belanja modal dalam...
Deni Wicaksono: Toleransi Jadi Modal Pembangunan Trenggalek
Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono mengajak warga Trenggalek memupuk toleransi sebagai modal pembangunan,...
Sanusi Dorong TMMD Tahunan untuk Percepat Pembangunan Desa
Bupati Malang HM Sanusi mendorong TMMD tahunan untuk percepat pemerataan pembangunan desa, termasuk renovasi...