Lokal

Aceh Besar dan Unmuha Tandatangani MoU untuk Penguatan SDM

Bagikan:
Penandatanganan MoU Pemkab Aceh Besar dan Unmuha di Kantor Bupati 13 Oktober 2026

KOTA JANTHO — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Kantor Bupati Aceh Besar. Kerja sama ini hadir untuk memperkuat sinergi dalam pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan peningkatan sumber daya manusia demi pembangunan daerah.

Proses penandatanganan

Penandatanganan MoU dimulai di lingkungan Unmuha oleh Rektor Dr. Aslam Nur. Selanjutnya, penandatanganan dilanjutkan oleh Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris di ruang kerja Bupati pada 13 Oktober 2026. Acara diakhiri dengan pertukaran cenderamata sebagai wujud komitmen institusional kedua pihak.

Peserta yang hadir

  • H. Muharram Idris, Bupati Aceh Besar
  • Dr. Aslam Nur, Rektor Unmuha
  • Rafzan Amin SH MM, Kepala Bagian Hukum Pemkab Aceh Besar
  • Dr. Febyolla Presilawati SE MM, Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama Unmuha
  • Dr. Marlizar SE MM, Dekan Fakultas Ekonomi Unmuha
  • Dr. Surna Lastri dan tim dosen peneliti Program Magister Manajemen Unmuha

Ruang lingkup dan tujuan

Kerja sama ini dirancang untuk mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat peran universitas dalam pembangunan daerah. Beberapa fokus utama mencakup:

  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan program pengembangan
  • Kolaborasi penelitian yang relevan dengan kebutuhan daerah
  • Pengabdian masyarakat yang terarah untuk meningkatkan kesejahteraan lokal
  • Penguatan tata kelola dan pertukaran keilmuan antar-institusi

"Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut baik kerja sama dengan Unmuha. Kami berharap kemitraan ini dapat memperkuat kolaborasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Besar,"

Dampak dan tindak lanjut

Dengan MoU ini, kedua institusi bersepakat untuk menyusun rencana kerja operasional yang memuat program-program prioritas. Rencana tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan kegiatan bersama, monitoring, dan evaluasi hasil kerja sama. Pertukaran cenderamata menegaskan niat kedua pihak untuk melanjutkan kolaborasi dalam jangka menengah hingga panjang.

Ke depan, publik dan pemangku kepentingan daerah dapat melihat hasil nyata dari kemitraan ini melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja, keluaran penelitian yang aplikatif, serta program pengabdian yang berdampak langsung pada masyarakat Aceh Besar.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait