Transaksi Access by KAI Naik 20,74% pada Triwulan I 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan transaksi melalui aplikasi Access by KAI pada triwulan I 2026. Total transaksi mencapai 7.242.628 kali, naik 20,74% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Angka dan tren pertumbuhan
KAI melaporkan bahwa pada tiga bulan pertama 2025 jumlah transaksi melalui aplikasi tercatat 5.998.595 kali. Kenaikan menjadi 7,24 juta transaksi pada Q1 2026 memperlihatkan peningkatan adopsi layanan digital oleh masyarakat.
Lonjakan ini dianggap sebagai indikator kepercayaan pengguna terhadap platform pemesanan tiket digital KAI. Selain volume transaksi, KAI menilai umpan balik pelanggan menjadi tolok ukur utama untuk pengembangan layanan ke depan.
Penyempurnaan fitur aplikasi
Aplikasi Access by KAI diperbarui dengan sejumlah fitur untuk memudahkan pencarian dan pemesanan tiket. Perbaikan tampilan jadwal dan penyaringan rute membuat proses pencarian lebih efisien.
- Fitur riwayat pencarian untuk menampilkan rute yang pernah dicari pengguna.
- Perbaikan tampilan jadwal dan opsi penyaringan untuk hasil yang lebih relevan.
- Informasi detail kereta yang memuat fasilitas dan tipe kursi sebelum pemesanan.
Dengan penyempurnaan tersebut, KAI berharap pengguna bisa merencanakan perjalanan dari tahap pencarian hingga keberangkatan secara lebih terintegrasi.
Respon KAI terhadap masukan pelanggan
"Setiap hari kami menerima berbagai saran, masukan, hingga keluhan dari pelanggan mengenai pengalaman menggunakan layanan digital. Seluruh masukan tersebut menjadi bahan pembelajaran untuk menghadirkan pengalaman yang semakin baik. Kami ingin pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih mudah sejak tahap pencarian tiket hingga keberangkatan,"
ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, dalam keterangan resmi pada Jumat, 29 Mei 2026.
"Kami memahami bahwa ekspektasi pelanggan terus berkembang. Karena itu, masukan yang disampaikan pelanggan akan terus menjadi bagian penting dalam setiap pengembangan layanan. KAI berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mudah, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,"
kata Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI.
Data perbandingan transaksi
| Periode | Jumlah Transaksi | Perubahan |
|---|---|---|
| Triwulan I 2026 | 7.242.628 | +20,74% vs Triwulan I 2025 |
| Triwulan I 2025 | 5.998.595 |
Peningkatan transaksi menempatkan digitalisasi layanan KAI sebagai salah satu fokus utama perusahaan. Ke depan, KAI diperkirakan akan terus menyempurnakan fitur aplikasi berdasarkan masukan pengguna agar pengalaman pemesanan semakin lancar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
IHSG Dibuka Melemah 1,26% ke 6.266,97 Jelang Akhir Pekan
IHSG dibuka melemah 1,26% ke 6.266,97 pada 24 Juli; sentimen eksternal dan harga minyak tekan pasar menjelan...
IHSG Turun 1,75% ke 6.204,63 pada Jeda Siang 24 Juli 2026
IHSG melemah 1,75% ke level 6.204,63 pada jeda siang 24 Juli 2026, terdorong oleh kenaikan harga minyak dan...
Rupiah Melemah ke Rp17.980, Dipicu Sentimen Risk-off
Rupiah turun 0,25% ke Rp17.980 pada pembukaan 24 Juli 2026 seiring sentimen risk-off dan eskalasi konflik AS...
Harga Emas Galeri24 dan UBS Turun, Catat Perinciannya (24 Juli 2026)
Harga emas Galeri24 dan UBS turun pada 24 Juli 2026; Galeri24 ke Rp2.608.000/gram dan UBS ke Rp2.620.000/gra...
IHSG Berisiko Terkoreksi, Uji Level 6.200–6.250
IHSG berisiko terkoreksi ke level 6.200–6.250 setelah penutupan 6.315; sentimen minyak, likuiditas M2, dan e...
Airlangga Yakinkan Pengusaha Tiongkok Investasi di Indonesia Menguntungkan
Airlangga ajak 30 pelaku usaha Tiongkok berinvestasi di sektor bernilai tambah, dengan insentif fiskal seper...