12 September 2026: Lima Peringatan dan Maknanya
12 September 2026 menjadi momentum sejumlah peringatan penting di tingkat nasional dan internasional. Pada hari ini diperingati antara lain Hari Purnawirawan (hari lahir PEPABRI), Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional, peringatan Tragedi Tanjung Priok 1984, Hari PBB untuk Kerja Sama Selatan-Selatan, dan Hari Polisi Wanita Nasional di Amerika Serikat. Masing-masing peringatan membawa latar sejarah dan pesan yang relevan bagi publik.
- Hari Purnawirawan dan lahirnya PEPABRI
- Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional
- Tragedi Tanjung Priok 1984
- Hari PBB untuk Kerja Sama Selatan-Selatan
- Hari Polisi Wanita Nasional (AS)
Hari Purnawirawan dan sejarah PEPABRI
Setiap 12 September diperingati sebagai Hari Purnawirawan sekaligus hari lahir organisasi yang kini dikenal sebagai Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PERPABRI). Akar organisasi bermula dari pembentukan PPAPRI di Solo pada 1 September 1953, yang kemudian berkembang melalui pembentukan PERPAPRI di Jakarta pada 12 April 1957.
Pada kongres nasional I 10–12 September 1959 di Kaliurang, peserta menyepakati penyatuan organisasi purnawirawan dan warakawuri secara nasional. Kongres selanjutnya pada April 1964 di Lembang mengintegrasikan PPAKRI sehingga nama organisasi berubah menjadi PERPABRI dan 12 September ditetapkan sebagai hari peringatan.
Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional
Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional diperingati setiap 12 September sejak 2018 untuk meningkatkan kesadaran merawat rongga mulut. Pemeriksaan rutin, menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik benar, dan pola makan rendah gula dianjurkan sebagai langkah pencegahan.
Data menunjukkan tantangan besar. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat 56,9 persen penduduk usia minimal tiga tahun mengalami gangguan gigi dan mulut. Sementara Riskesdas 2018 melaporkan prevalensi karies mencapai 88,8 persen. Hanya 1,4 persen penduduk mengikuti waktu menyikat gigi sesuai rekomendasi menurut SKI 2023.
Pencegahan disarankan melalui penggunaan fluoride, pengurangan konsumsi gula, pemeriksaan berkala, dan pemanfaatan teledentistry untuk memperluas edukasi di daerah dengan akses terbatas.
Tragedi Tanjung Priok 1984: ingatan dan pelajaran HAM
Peristiwa di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang dikenang pada 12 September bermula dari ketegangan sejak 8 September 1984. Konflik meningkat setelah penangkapan warga dan upaya pembebasan yang gagal, hingga pada 12 September sekitar 1.500 warga bergerak menuju kantor kepolisian dan Kodim setempat.
Bentrokan berujung penembakan yang menimbulkan korban meninggal dan luka. Catatan resmi pemerintah menyebut 24 orang tewas dan 54 luka-luka, meski sumber independen memperkirakan angka yang lebih besar. Peristiwa ini menjadi salah satu momentum penting dalam sejarah pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia.
Hari PBB untuk Kerja Sama Selatan-Selatan
Peringatan internasional setiap 12 September ini menekankan solidaritas dan pertukaran solusi antarnegara di Global Selatan. Tema 2026, Solidarity Rising: Global Alliance for Inclusive and Innovative Development, menyorot aliansi untuk pembangunan yang inklusif dan inovatif.
Kerja sama Selatan-Selatan mencakup bidang energi terbarukan, kesehatan, pertanian, kesiapsiagaan bencana, pendidikan, dan inovasi digital. Tahun ini juga diluncurkan Aliansi Global untuk Kerja Sama Selatan-Selatan dan Trilateral sebagai platform sukarela yang difasilitasi PBB.
Hari Polisi Wanita Nasional (AS)
Di Amerika Serikat, 12 September dipakai untuk menghargai kontribusi perempuan dalam kepolisian. Sejarah awal mencatat peran seperti Marie Owens di Kepolisian Chicago pada 1891, dan adanya petugas perempuan di New York sejak 1854 dalam fungsi sipil.
Perjalanan menuju kesetaraan berisi tantangan diskriminasi dan gugatan hukum, termasuk upaya membuka posisi kepolisian secara setara. Kini perempuan menjalankan berbagai fungsi penegakan hukum dan pelayanan masyarakat, dan peringatan ini menyorot keberanian serta hambatan yang masih ada.
Secara keseluruhan, 12 September mengingatkan publik pada nilai pengabdian, pentingnya kesehatan publik, penghormatan hak asasi, solidaritas internasional, dan peran perempuan dalam penegakan hukum. Peringatan hari ini membuka ruang refleksi sekaligus aksi untuk berbagai isu tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemkomdigi Perkuat Jaringan di Selat Sunda untuk SAR Jurnalis
Kemkomdigi memperkuat jaringan telekomunikasi di Selat Sunda untuk mempercepat operasi pencarian lima jurnal...
Kementerian PKP Percepat Bedah Rumah 2026 Kejar 400.000 Unit
Kementerian PKP percepat Program Bedah Rumah 2026 untuk mencapai target 400.000 unit dengan penyederhanaan p...
BMKG: Magnitudo Gempa Kepulauan Seribu Dimutakhirkan Jadi 6,5
BMKG memperbarui magnitudo gempa Kepulauan Seribu dari 5,9 menjadi 6,5; gempa dalam (>300 km) dan dinyatakan...
BPOM Dorong Peralihan ke Pencegahan dalam Sistem Kesehatan
Kepala BPOM Taruna Ikrar mendorong pergeseran fokus kesehatan ke promotif dan preventif untuk mengurangi beb...
Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Badan Geologi Waspadai Suplai Magma
Anak Krakatau berangsur menurun menjadi erupsi Strombolian, namun Badan Geologi tetap pertahankan Level III...
Menhub Perintahkan Perkuat Keselamatan Transportasi di Jawa Timur
Menhub Dudy Purwagandhi menginstruksikan penguatan keselamatan semua moda transportasi di Jawa Timur lewat I...