Yarsi Terima Hibah Laboratorium Rp5,9 Miliar untuk Riset
Universitas Yarsi menerima hibah peralatan laboratorium senilai Rp5,9 miliar dari mitra industri pada penutupan Dies Natalis ke-59, Selasa 28 Juli 2026, di Jakarta. Dukungan ini diberikan untuk memperkuat fasilitas riset dan mempererat kerja sama dengan dunia usaha serta dunia industri (DUDI).
Hibah untuk penguatan riset dan akreditasi
Rektor Universitas Yarsi, Prof. Fasli Jalal, menyatakan bahwa penguatan fasilitas riset menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas akademik kampus. Ia mengaitkan langkah ini dengan capaian akreditasi institusi.
"Alhamdulillah, kita sudah menjadikan Universitas Yarsi sebagai institusi dengan akreditasi tertinggi yaitu Unggul. Ketika saya masuk ada tiga prodi yang unggul, sekarang sudah delapan prodi dan mudah-mudahan segera menjadi sembilan," kata Prof. Fasli Jalal.
Menurut Rektor, fasilitas riset yang lebih baik akan mendukung mutu pembelajaran dan produktivitas penelitian di berbagai program studi.
Detail pemanfaatan hibah
Wakil Rektor IV, Prof. Nurul Huda, menyebut nilai hibah itu sebagai simbol kepercayaan mitra industri pada kapasitas riset Yarsi. Ia menyatakan dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat beberapa laboratorium kampus.
"Ini adalah bentuk kemitraan Yarsi dengan pihak industri. Nilainya cukup besar, sekitar Rp5,9 miliar," kata Prof. Nurul Huda.
Salah satu fokus penggunaan adalah mendukung pembangunan laboratorium genomik yang tengah dikembangkan. Peningkatan fasilitas diharapkan memperluas kapasitas penelitian, inovasi, dan pembelajaran aplikatif.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-59
Perayaan ulang tahun kampus diisi beragam kegiatan yang berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya. Kegiatan ini juga menjadi momen penyerahan hibah kepada universitas.
- Perlombaan olahraga
- Seminar ilmiah
- Pelantikan pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Komisariat Yarsi
- Penanaman pohon
- Fun walk
Sebagai penghargaan, Yarsi memberikan apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdi 25 hingga 30 tahun. Untuk tenaga kependidikan dengan masa kerja 30 tahun, yayasan memberikan fasilitas ibadah haji sebagai bentuk penghargaan.
Penghargaan alumni dan prospek ke depan
Pada acara puncak, universitas menghadirkan dua alumni yang kini dikenal sebagai influencer kesehatan, yaitu dr. Aiman dan dr. Gia. Keduanya mendapat penghargaan atas kontribusi mereka dalam mengangkat nama baik almamater.
Dengan tambahan peralatan bernilai Rp5,9 miliar, Universitas Yarsi menargetkan penelitian yang lebih aplikatif dan kolaboratif dengan dunia industri. Dukungan ini diproyeksikan mempercepat pengembangan laboratorium dan meningkatkan keluaran riset yang bermanfaat bagi masyarakat.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
SWITCH 2026: Singapura Dorong Perusahaan Siapkan Pekerja Hadapi AI
SWITCH 2026 dibuka di Marina Bay Sands; pemerintah Singapura mengimbau perusahaan menyiapkan pekerja menghad...
ITSEC Asia Gandeng SGCI Bawa Keamanan Siber ke Pantai Gading
ITSEC Asia menggandeng SGCI menyediakan layanan keamanan siber berkelanjutan bagi institusi publik dan infra...
Bali Tech Week 2026 Targetkan 5.000 Peserta untuk Tarik Investasi Digital
Bali Tech Week 2026 digelar 19–23 Okt di Sanur, Bali, menargetkan 5.000 peserta dari 37 negara untuk menarik...
Perusahaan RI Risau Kehilangan Manfaat AI jika Hanya Jalankan Pilot
Perusahaan Indonesia berisiko kehilangan manfaat produktivitas AI jika hanya menjalankan pilot; butuh pelati...
Adopsi AI Melonjak, Ancaman Kebocoran dan Kedaulatan Data
Adopsi AI di Indonesia meningkat pesat, namun risiko kebocoran data dan kedaulatan informasi menguat akibat...
Gerhana Matahari Total 2027: Siang Terbenam 6 Menit di Luxor
Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 akan menggelapkan siang hingga 6 menit di beberapa wilayah daratan, te...