Politik

Diana Sasa Ingatkan 1.500 Wisudawan Unesa: Ijazah Tak Cukup

Bagikan:
Diana Sasa memberi pesan pada wisudawan Unesa saat Wisuda ke-120 di Graha Unesa

SURABAYA — Anggota DPRD Jawa Timur dan alumnus Universitas Negeri Surabaya, Diana Sasa, mengingatkan 1.500 wisudawan Unesa agar tak hanya mengandalkan ijazah dan IPK saat memasuki dunia kerja. Pesan itu disampaikan pada Wisuda ke-120 Unesa di Graha Unesa, Kamis (25/6/2026), dengan alasan perubahan cepat teknologi, disrupsi kecerdasan buatan, dan ketidakpastian global.

Pesan utama untuk wisudawan

Diana menekankan lulusan perlu memiliki resiliensi, kemampuan beradaptasi, kreativitas, dan integritas. Ia menyatakan ukuran keberhasilan kini tidak lagi ditentukan semata oleh nilai akademik. Lulusan harus siap belajar sepanjang hayat dan terus mengasah kompetensi nonteknis.

“Hari ini adik-adik diwisuda. Besok mereka akan diuji oleh dunia. Dunia yang berubah sangat cepat. Karena itu, ijazah dan IPK saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, berinovasi, sekaligus menjaga integritas.”

Tantangan era AI dan otomasi

Diana menjelaskan perkembangan teknologi telah mengubah banyak aspek pekerjaan. Sejumlah jenis pekerjaan mulai terdampak otomatisasi dan kecerdasan buatan. Namun, menurutnya, masih ada kualitas manusia yang tidak bisa tergantikan mesin.

Ia mencontohkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, empati, dan integritas sebagai kompetensi utama yang akan terus bernilai. Kompetensi ini dinilai penting untuk menjawab masalah sosial dan ekonomi yang muncul di masyarakat.

Peran alumni dan IKA Unesa

Diana mendorong peran aktif Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unesa dalam mendampingi lulusan baru. Melalui jaringan alumni, lulusan diharapkan saling terhubung, berbagi pengalaman, dan bekerja sama mengembangkan kapasitas.

Dia menegaskan alumni tidak hanya berfungsi sebagai jaringan pekerjaan, tetapi juga sebagai wadah penciptaan solusi dan peluang. Upaya ini dinilai penting agar lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga agen perubahan di komunitasnya.

Momentum dan harapan

Wisuda ke-120 ini resmi menjadikan sekitar 1.500 lulusan baru bagian dari keluarga besar IKA Unesa. Dalam sambutannya, Diana mengajak para wisudawan menjaga semangat belajar dan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Selain kemampuan teknis, ia mengingatkan pentingnya integritas dan kolaborasi untuk menghadapi dinamika global. Dengan modal tersebut, lulusan diharapkan mampu membuka peluang dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan.

Selamat kepada seluruh wisudawan. Selamat datang di dunia yang sesungguhnya, kata Diana Sasa, mengakhiri pesannya kepada para lulusan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait