DPRD Minta Dinkes Pastikan Vaksin Rabies Gratis di Semua Faskes
MEDAN, – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli atau Nanda Ramli, mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan untuk memastikan ketersediaan vaksin rabies secara gratis di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemko Medan. Pernyataan itu disampaikan kepada awak media pada Rabu (26/8).
Permintaan ketersediaan vaksin rabies
Nanda menegaskan vaksin harus tersedia mulai dari rumah sakit rujukan hingga puskesmas. Ia menekankan pentingnya kesiapan vaksin karena risiko kematian akibat rabies tinggi jika penanganan terlambat.
"Dinkes Medan harus memastikan ketersediaan vaksin rabies untuk masyarakat Kota Medan secara gratis. Vaksin itu harus tersedia di RS Pirngadi, RS Bachtiar Djafar, hingga seluruh puskesmas di Kota Medan,"
Ia juga menyatakan bahwa DPRD siap membantu penganggaran bila Dinkes memberi tahu kebutuhan pasokan vaksin.
"Sampaikan saja berapa kebutuhannya, kita di DPRD Medan akan membantu penganggarannya. Ini sangat penting, demi keselamatan masyarakat Kota Medan,"
Kondisi ketersediaan saat ini
Menurut Nanda, akses masyarakat terhadap vaksin rabies di faskes pemerintah saat ini sangat terbatas. Berdasarkan informasi yang diterimanya, hanya satu puskesmas yang masih menyediakan vaksin.
- Puskesmas Bestari (ketersediaan vaksin dilaporkan ada)
- RSUD dr Pirngadi (dilaporkan kosong)
- RS Bachtiar Djafar (diminta untuk menyiapkan stok)
Tanggapan RSUD dr Pirngadi
Plt Direktur Utama RSUD dr Pirngadi Medan, dr Mardohar Tambunan MKes, membenarkan stok vaksin rabies di rumah sakit tersebut kosong. Ia mengatakan kekosongan sudah berlangsung sekitar satu bulan.
"Iya, saat ini stok vaksin rabies di RS Pirngadi memang lagi kosong. Sudah kosong dari sekitar satu bulan yang lalu,"
Mardohar menegaskan rumah sakit berperan sebagai pelaksana teknis. Jika pasokan vaksin tersedia, pihak rumah sakit siap memberikan layanan imunisasi rabies secara gratis kepada pasien.
"Jadi kekosongan vaksin rabies di RS Pirngadi ini sudah kita sampaikan ke Dinkes, sudah kita minta untuk di suplai. Tetapi sampai saat ini vaksin tersebut belum datang. Kalau vaksinnya ada, tentu kita siap melayani masyarakat dengan menyuntikkan vaksin rabies tersebut secara gratis,"
Langkah selanjutnya
Pernyataan DPRD dan konfirmasi dari RSUD memperlihatkan kebutuhan segera untuk penyaluran vaksin dari Dinkes. Ketersediaan vaksin di semua faskes milik Pemko Medan menjadi fokus agar warga yang terpapar gigitan hewan mendapat penanganan dini dan mengurangi risiko fatal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polsek Aek Natas Bekuk Pengedar, Sita Sabu 1,95 Gram di Perkebunan
Unit Reskrim Polsek Aek Natas menangkap RS alias Gobang (33) di perkebunan sawit Labuhanbatu Utara dan menyi...
DPRD Batubara Sampaikan Perubahan Propemperda 2026
DPRD Batubara menyampaikan perubahan Propemperda 2026 pada 9 Oktober, mencakup penambahan satu Ranperda dan...
T. Haris Fadhillah Daftar Calon Ketua PWI Aceh 2026–2031
T. Haris Fadhillah mendaftar sebagai calon Ketua PWI Aceh 2026–2031, mengusung penguatan SDM, transformasi k...
PUPR Banda Aceh Survei 6 Manhole Rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh
Dinas PUPR Banda Aceh temukan enam manhole rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh; dua sudah diperbaiki, sisanya...
Enam Siswa Dirawat, Kondisi Korban Keracunan MBG di Medan Membaik
RSU IPI Medan: enam siswa korban keracunan MBG dirawat, dua sudah pulang setelah kondisi membaik; empat masi...
Sumut Dapat 15.011 Unit Bedah Rumah 2026, Ribuan Belum Diverifikasi
Sumut mendapat 15.011 unit bedah rumah 2026, namun 5.943 unit belum didata; Pemprov diminta percepat koordin...