Teknologi

UNAS Kukuhkan Tiga Guru Besar, Perkuat Keilmuan AI hingga Sosiologi

Bagikan:
Acara pengukuhan tiga Guru Besar Universitas Nasional di Auditorium UNAS

Universitas Nasional (UNAS) mengukuhkan tiga dosen menjadi Guru Besar pada Rabu, 5 Agustus 2026, di Auditorium UNAS. Pengukuhan mencakup bidang Sosiologi Ekonomi dan Gender, machine learning, serta decision support and analytics, sebagai upaya memperkuat riset dan tata kelola akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan.

Tiga akademisi yang dikukuhkan

Ketiga akademisi yang resmi menyandang jabatan Guru Besar adalah:

  • Prof Dr Erna Ermawati Chotim, M.Si — bidang Sosiologi Ekonomi dan Gender
  • Prof Dr Agung Triayudi, S.Kom, M.Kom — bidang Machine Learning
  • Prof Dr Septi Andryana, S.Kom, M.M.S.I — bidang Decision Support and Analytics

Pengakuan, tanggung jawab, dan orasi ilmiah

Rektor UNAS menyatakan pengukuhan bukan sekadar penghargaan akademik, melainkan awal tanggung jawab baru untuk menghasilkan penelitian berdampak dan membimbing generasi akademisi berikutnya.

Hari ini merupakan hari yang membanggakan bagi Universitas Nasional. Melalui Sidang Terbuka Senat ini, UNAS kembali mengukuhkan tiga Guru Besar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, integritas, dan kontribusi akademik yang telah diberikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan

Dalam sidang terbuka itu, ketiga profesor menyampaikan orasi ilmiah sesuai kepakaran masing-masing. Tema orasi mencerminkan fokus riset yang berbeda namun saling melengkapi.

  • Prof Erna membawakan orasi tentang ketidakseimbangan struktural ekonomi dan rekonfigurasi underground economy di era platform digital serta deindustrialisasi sektor tekstil-garmen Indonesia.
  • Prof Agung menyajikan orasi tentang transformasi teknik clustering dalam machine learning, dari educational data mining menuju penerapan AI yang tepercaya di bidang kesehatan.
  • Prof Septi mengangkat konstruksi ekosistem decision support and analytics untuk memperkuat pemeringkatan dan daya saing perguruan tinggi secara global.

Respon pengawas akademik dan makna strategis

Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah III menyambut positif penambahan tiga Guru Besar sekaligus. Menurutnya, ini mencerminkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola akademik di UNAS.

Penambahan tiga Guru Besar sekaligus ini merupakan bukti nyata komitmen Universitas Nasional dalam meningkatkan mutu tata kelola sumber daya manusia yang unggul

Dia menilai kombinasi kepakaran Sosiologi Ekonomi, Machine Learning, dan Decision Support strategis untuk menghadapi tantangan pembangunan, dari dimensi humanis hingga otomasi dan pengambilan keputusan berbasis data.

Dampak dan prospek ke depan

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan naskah oleh Wakil Ketua Majelis Guru Besar dan penyematan atribut jabatan. Tambahan tiga Guru Besar menjadikan total UNAS memiliki 35 Guru Besar dari berbagai disiplin.

Langkah ini diharapkan memperkuat kolaborasi penelitian lintas disiplin, khususnya penghubung antara kajian sosial-ekonomi, kecerdasan buatan, dan sistem pendukung keputusan. Hasil riset yang dihasilkan diharapkan relevan bagi masyarakat, dunia usaha, industri, dan kebijakan publik, serta berkontribusi pada pembangunan nasional.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait