DPRD Jatim Desak Usut Aktor di Balik 1.048 Ton Udang Impor
Surabaya — DPRD Jawa Timur mendesak penegak hukum menelusuri aktor di balik peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan. Desakan itu disampaikan Anggota Komisi B, Eddy Paripurna, pada Selasa (22/9/2026), menyusul pengamanan barang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di beberapa titik di Jawa Timur. Eddy menilai penyegelan dan sanksi administratif belum cukup tanpa mengusut pemilik atau jaringan yang menyuplai dan menadah komoditas tersebut.
Desakan penelusuran aktor intelektual
Eddy meminta aparat tidak berhenti pada pengamanan fisik. Ia menekankan perlunya menelusuri beneficial owner dan siapa saja yang mengendalikan perusahaan penadah jika ditemukan indikasi jaringan yang lebih luas. Menurutnya, pengungkapan KKP harus menjadi pintu untuk membongkar seluruh rantai distribusi.
"Pemerintah dan penegak hukum harus berani membongkar siapa aktor intelektual atau pemilik gelap di balik perusahaan-perusahaan penadah udang impor ilegal ini. Jangan sampai ada ‘orang kuat’ atau jaringan mafia pangan yang dilindungi,"
Eddy juga mengingatkan asas praduga tak bersalah. Namun, ia menegaskan bila penyelidikan menemukan unsur tindak pidana, proses hukum harus dilakukan secara transparan dan tanpa tebang pilih.
Dampak terhadap petambak lokal dan stabilitas harga
Eddy menilai peredaran produk impor yang tidak sesuai peruntukan berpotensi menekan harga dan mengganggu keberlangsungan usaha petambak lokal. Ia meminta pengawasan rantai pasok diperkuat dari hulu hingga hilir agar petambak tradisional tidak dirugikan oleh praktik distribusi yang melanggar aturan.
Koordinasi lintas instansi yang diperlukan
Untuk itu, Komisi B mendorong penguatan koordinasi antara KKP, Direktorat Jenderal Pajak, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah. Eddy meminta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur ikut menelusuri aspek perizinan, perpajakan, dan kepemilikan perusahaan sesuai kewenangan masing-masing.
Langkah lintas instansi dianggap penting agar pengusutan tidak hanya menyentuh barang dan perusahaan, tetapi juga aspek administratif dan potensi pelanggaran lain dalam rantai distribusi.
Data pengamanan dan potensi kerugian
Berdasarkan keterangan KKP yang disampaikan, barang yang diamankan tersebar di sejumlah titik di Jawa Timur, antara lain:
- Pasuruan
- Probolinggo
- Lamongan
KKP menyatakan total volume yang diamankan mencapai 1.048 ton dan estimasi potensi kerugian negara yang berhasil dicegah mencapai Rp405,8 miliar. Penelusuran lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab dan ada tidaknya pelanggaran hukum dalam impor serta distribusinya.
Respons DPRD dan langkah selanjutnya
Komisi B DPRD Jatim memastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini. Eddy menekankan perlunya kepastian hukum dan iklim usaha perikanan yang adil, sehingga petambak lokal mendapatkan perlindungan dan kesempatan usaha yang setara.
Penguatan pengawasan dan penegakan hukum yang transparan diharapkan mencegah praktik serupa di masa mendatang dan menjaga keberlangsungan industri perikanan daerah.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Hasto Paparkan 5 Prinsip Megawati untuk Kader PDIP
Hasto memaparkan lima prinsip Megawati untuk kader PDIP agar tetap konsisten, berpihak pada rakyat, dan meng...
Festival Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir Hidupkan Tradisi Using di Kemiren
Ribuan cangkir kopi gratis disajikan di Festival Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir, Kemiren, untuk melestarikan trad...
Ansari Ingatkan Wisudawan STEI Pamekasan: Buktikan Manfaat Ilmu
Ansari minta wisudawan STEI Masyarakat Madani Pamekasan membuktikan manfaat ilmu mereka; 44 lulusan diwisuda...
Blitar Perkuat Nasionalisme dan Keterampilan Generasi Muda Lewat Soekarno Way
Pemkab Blitar dorong nasionalisme dan keterampilan generasi muda lewat talkshow Soekarno Way untuk siapkan p...
Hasto Ajak Mahasiswa Teladani Soekarno Way di Blitar
Hasto Kristiyanto mengajak mahasiswa meneladani Soekarno Way sebagai pedoman kepemimpinan berideologi dan be...
Soekarno Run Blitar 2026 Dorong Peran Anak Muda di Politik
Deni Wicaksono: partai harus beri ruang bagi generasi muda lewat kegiatan seperti Soekarno Run dan Soekarno...