Politik

Soekarno Run Blitar 2026 Dorong Peran Anak Muda di Politik

Bagikan:
Peserta Soekarno Run di Blitar 2026 berjalan dan beraktivitas

Blitar, 7-8 November 2026 — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan partai politik harus memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan berperan dalam masyarakat melalui kegiatan non-elektoral seperti olahraga. Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian Soekarno Run yang digelar di Kota Blitar pada akhir pekan lalu.

Partai politik bukan hanya soal pemilu

Deni, yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, mengatakan partai memiliki fungsi lebih luas dari sekadar urusan elektoral. Menurutnya, partai wajib membuka akses bagi anak muda untuk mengekspresikan gagasan dan menunjukkan kemampuan nyata.

"Urusan partai politik itu tidak hanya berkaitan dengan elektoral atau pemilu. Ada banyak ruang pengabdian lain yang bisa dilakukan, salah satunya melalui olahraga. Partai juga harus hadir melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat,"

Soekarno Run dan Soekarno Cup sebagai ruang partisipasi

Deni menyebut Soekarno Run dan Soekarno Cup sebagai contoh kegiatan yang menyediakan ruang aktualisasi bagi generasi muda. Kegiatan olahraga, ujar dia, memberi kesempatan bagi anak muda menyalurkan energi, kreativitas, dan membangun keterlibatan sosial.

Rangkaian acara dimulai Sabtu malam dengan Orasi Kebangsaan yang menghadirkan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, kemudian berlanjut pada hari Minggu dengan berbagai agenda lomba dan aktivitas komunitas.

"Kami menyediakan ruang bagi anak-anak muda untuk bersuara, bergerak, dan mengembangkan potensi mereka. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif,"

Kontribusi pada bangsa lewat jalur non-formal

Deni menegaskan bahwa pengabdian pada bangsa tidak harus selalu melalui jalur politik formal. Alternatif kontribusi seperti olahraga, seni, dan kegiatan komunitas sama pentingnya untuk membangun kapasitas warga muda.

Ia berharap aktivitas seperti Soekarno Run dan Soekarno Cup mendorong generasi muda lebih berani mengambil peran dan memberi kontribusi konkret kepada masyarakat.

Implikasi dan langkah ke depan

Langkah membuka ruang partisipasi lewat kegiatan populer dapat mempererat hubungan partai dengan komunitas lokal. Selain itu, pendekatan ini berpotensi melahirkan kader muda yang berpengalaman dalam kegiatan sosial dan organisasi sebelum memasuki arena politik formal.

Ke depan, penyelenggaraan acara serupa diharapkan terus dikembangkan agar lebih banyak anak muda memperoleh akses berpartisipasi dan berkontribusi bagi pembangunan lokal serta nasional.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait