Politik

Soekarno Run Blitar: Partai Diminta Buka Ruang untuk Anak Muda

Bagikan:
Peserta Soekarno Run Blitar berlari dalam rangkaian kegiatan Soekarno Run 2026

Blitar, 8 November 2026 — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan partai politik harus menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menyampaikan gagasan melalui kegiatan sosial dan olahraga. Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian Soekarno Run yang digelar di Kota Blitar pada Minggu, 8 November 2026.

Partai harus hadir di luar urusan elektoral

Deni mengatakan peran partai politik tidak boleh terbatas pada momentum pemilu. Menurutnya, partai perlu membuka berbagai ruang pengabdian yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

"Urusan partai politik itu tidak hanya berkaitan dengan elektoral atau pemilu. Ada banyak ruang pengabdian lain yang bisa dilakukan, salah satunya melalui olahraga."

Ia menambahkan bahwa keterlibatan pemuda harus bersifat berkelanjutan, bukan hanya saat kampanye. Kegiatan seperti lomba lari dan turnamen olahraga dinilai lebih efektif menjangkau anak muda.

Soekarno Run dan Soekarno Cup sebagai wadah aktualisasi

Sebagai contoh konkret, Deni menyebut Soekarno Run dan Soekarno Cup sebagai platform untuk menyalurkan energi dan kreativitas generasi muda. Kegiatan tersebut juga memberi kesempatan untuk berinteraksi dan berkontribusi secara langsung di komunitas lokal.

"Kami memiliki Soekarno Run, hingga Soekarno Cup, kami menyediakan ruang bagi anak-anak muda untuk bersuara, bergerak, dan mengembangkan potensi mereka. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif, menunjukkan kreativitas, serta mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif."

Rangkaian acara dimulai sejak Sabtu malam dengan agenda orasi kebangsaan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Kegiatan selanjutnya meliputi lomba lari dan sejumlah acara olahraga komunitas yang dikemas untuk menarik partisipasi anak muda.

Pengabdian tak harus lewat jalur politik formal

Deni menegaskan bahwa kontribusi untuk bangsa dapat diwujudkan melalui beragam bidang, tidak semata lewat politik formal. Olahraga dan kreativitas dianggap sebagai jalan nyata untuk membangun karakter dan keterlibatan sosial.

"Harapannya, ruang seperti ini membuat anak-anak muda semakin berani mengambil peran dan memberikan kontribusi bagi bangsa. Ada banyak cara untuk mengabdi kepada Indonesia."

Ia berharap program-program seperti ini mendorong generasi muda tampil lebih aktif dan berani mengemukakan gagasan. Dengan begitu, partai dapat berperan sebagai fasilitator sekaligus ruang pembelajaran bagi calon pemimpin masa depan.

Soekarno Run Blitar 2026 menjadi contoh pelibatan non-elektoral yang menyasar pemuda. Jika berlanjut, model ini berpotensi memperkuat jejaring sosial dan meningkatkan keterlibatan warga dalam kegiatan produktif.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait