Ansari Ingatkan Wisudawan STEI Pamekasan: Buktikan Manfaat Ilmu
Pamekasan — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus anggota Komisi VIII, Hj. Ansari, mengingatkan para lulusan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Masyarakat Madani Pamekasan untuk membuktikan manfaat ilmu yang mereka peroleh. Pernyataan itu disampaikan saat wisuda Program Strata 1 Tahun Akademik 2025/2026 di Azana Style Hotel Madura, Sabtu (7/11/2026).
Rangkaian wisuda dan jumlah lulusan
Wisuda diikuti 44 peserta, terdiri atas 25 lulusan Program Studi Ekonomi Syariah dan 19 lulusan Program Studi Akuntansi Syariah. Acara berlangsung di aula hotel dengan kehadiran civitas akademika dan pengurus yayasan.
Pesan utama untuk lulusan
Ansari menekankan bahwa gelar akademik bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Menurutnya, seorang sarjana dinilai dari kontribusi nyata kepada masyarakat dan kemampuan menerapkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
"Jadilah manusia yang dibutuhkan, tidak hanya dihormati,"
Ansari juga mendorong para wisudawan untuk memastikan ilmu yang diperoleh menghasilkan manfaat, baik dalam bentuk pelayanan, pemikiran, maupun inovasi yang dirasakan orang lain.
"Buktikan bahwa pembelajaran...di STEI Masyarakat Madani Pamekasan ini benar-benar memberikan pendidikan yang terbaik, pendidikan karakter ataupun pendidikan yang mengarah pada akademik yang nantinya akan menjadi kebermanfaatan adik-adik di masyarakat,"
Dukungan untuk pendidikan tinggi di Madura
Anggota Komisi VIII itu menyatakan komitmen mendukung pengembangan perguruan tinggi di Madura. Ansari menyebutkan keberlanjutan bantuan sebagai bagian dari kerja sama dengan Kementerian Agama.
"Selama saya masih berada di Komisi VIII dan menjadi mitra Kementerian Agama, insya Allah dukungan kami akan selalu kami berikan kepada STEI Masyarakat Madani ini,"
Hadirin dan penyelenggara
Beberapa tokoh hadir langsung maupun secara virtual untuk memberi dukungan pada acara. Mereka antara lain:
- Prof. Sahiron Syamsuddin, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI (virtual)
- Prof. Masdar Hilmy, Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur
- Prof. Dr. Siswanto Masruri, Pembina STEI Masyarakat Madani
- Kiai Raden Hasbullah Ahmad Arif Madani, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Sumber Bungur
- Dr. Raden Lukman Fauroni dan jajaran yayasan serta civitas akademika
Penutup: Tantangan dan harapan
Wisuda ini menandai tonggak tanggung jawab baru bagi lulusan STEI Masyarakat Madani. Tantangan ke depan adalah mengubah pengetahuan menjadi tindakan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Dukungan lembaga dan sinergi dengan pemerintah diharapkan memperkuat kapasitas perguruan tinggi lokal agar lulusan mampu bersaing di tingkat nasional.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Tempursari
PDI Perjuangan Lumajang menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Tempursari pada 7 November 2026 sebagai...
PDI Perjuangan Jember Gunakan Nobar dan Buku untuk Pendidikan Politik
DPC PDI Perjuangan Jember menggabungkan nobar film dan pembagian buku untuk pendidikan politik yang merangku...
Soekarno Run 2026 di Blitar: 4.200 Pelari Dongkrak Ekonomi Lokal
Soekarno Run 2026 di Blitar menghadirkan 4.200 pelari, diharapkan menggerakkan ekonomi lokal dan menanamkan...
Banyuwangi Raih Sidaya Awards 2026 untuk Program Lansia
Banyuwangi meraih Sidaya Awards 2026 atas program pemberdayaan lansia, termasuk 153 Sekolah Lansia dan 4.590...
Soekarno Run Blitar 2026: Hasto Ajak Generasi Muda Berani Berdikari
Hasto Kristiyanto dorong generasi muda berjiwa berdikari lewat Soekarno Run Blitar 2026; lomba 5K-10K dihara...
Hasto di Blitar: Pengorbanan Pahlawan Harus Jadi Kebijakan
Hasto ziarah ke makam Bung Karno di Blitar dan minta pengorbanan pahlawan diwujudkan lewat kebijakan yang ad...