Kesadaran Bayar Tunggakan Rekening Air Meningkat di Aceh Besar
ACEH BESAR — Kesadaran pelanggan untuk membayar tunggakan rekening air di Perumdam Tirta Mountala Aceh Besar mulai menunjukkan perkembangan positif. Pernyataan ini disampaikan manajemen perusahaan pada Jumat (16/10) setelah intensifikasi sosialisasi dan imbauan kepada pelanggan.
Sosialisasi intensif dorong kepatuhan bayar
Perumdam Tirta Mountala meningkatkan kampanye edukasi untuk mendorong pelanggan membayar tepat waktu. Upaya ini meliputi pendekatan langsung ke masyarakat dan tindakan administratif bagi pelanggan yang menunggak lama.
Manajemen menyebutkan beberapa metode sosialisasi yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.
- Koordinasi dengan keuchik gampong untuk penyebaran informasi
- Pemutusan sambungan pada pelanggan dengan tunggakan berlebih sebagai tindakan penegakan
- Kampanye melalui media untuk jangkauan lebih luas
Pembayaran rekening penting bagi operasional
Plt Direktur Utama Perumdam Tirta Mountala, Ir. Yusmadi MM, menegaskan bahwa kepatuhan pembayaran berdampak langsung pada kelancaran operasional dan kualitas layanan.
"Pelayanan dan distribusi air bersih bisa saja terganggu jika pelanggan tidak taat membayar, apalagi jika menunggak sampai berbulan-bulan. Karena itu, kita terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar taat bayar," kata Yusmadi.
Menurut manajemen, penerimaan dari pembayaran rekening digunakan untuk pemeliharaan jaringan, perbaikan infrastruktur, dan penanganan gangguan distribusi. Tanpa pemasukan yang cukup, kemampuan perusahaan menjaga kontinuitas layanan akan terganggu.
Respons cepat terhadap keluhan pelanggan
Selain fokus pada penagihan, Perumdam juga memperkuat layanan pelanggan. Setiap laporan gangguan atau komplain langsung ditindaklanjuti sesuai jenis masalah.
"Setiap ada keluhan, kita langsung merespons dan melakukan perbaikan, sehingga masyarakat juga semakin percaya dengan pelayanan perusahaan," ujar T. Abulis Samarkhan, Plt Direktur Umum Perumdam.
Perusahaan berharap respons cepat ini mampu memperbaiki hubungan dengan pelanggan dan meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat.
Harapan dan tantangan ke depan
Manajemen berharap kesadaran pelanggan untuk melunasi tunggakan terus meningkat sehingga tercipta tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih. Peningkatan kepatuhan dinilai saling mendukung dengan upaya perusahaan memperbaiki layanan.
Langkah lanjutan yang direncanakan mencakup perluasan sosialisasi, pemantauan tunggakan, serta penyempurnaan mekanisme respons keluhan untuk menjaga distribusi air bersih di wilayah Aceh Besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wali Kota Sabang Buka FASI 2026, Tekankan Pembinaan Generasi Qurani
Wali Kota Sabang membuka FASI 2026 di Masjid Agung Babussalam, menekankan pembinaan generasi Qurani sebagai...
Pemkab Nagan Raya Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla
Pemkab Nagan Raya imbau warga waspada kabut asap karhutla; gunakan masker, batasi aktivitas luar, tutup jend...
Pemkot Sabang Bagikan 5.000 Masker Antisipasi Kabut Asap
Pemkot Sabang membagikan 5.000 masker medis pada 16 Oktober 2026 untuk mengurangi risiko kesehatan akibat ka...
Banda Aceh Bekali 65 ASN Jelang Pensiun lewat Bimtek
Pemkot Banda Aceh menggelar Bimtek bagi 65 ASN calon pensiunan untuk memperkuat mental, literasi keuangan sy...
Polsek Siantar Marihat Gelar Patroli Posko Bebas Narkoba di Bahkora II
Polsek Siantar Marihat melakukan patroli Posko Bebas Narkoba di Jl. Bahkora II pada 15 Oktober untuk mencega...
Pemprov Sumut Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan Pesisir Labuhanbatu 2027
Gubernur Sumut targetkan pengaspalan 16 km jalan pesisir Labuhanbatu pada 2027 untuk memperlancar mobilitas...