Gubsu Tolak Rekomendasi Kunjungan DPRD Medan ke China
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menolak memberikan rekomendasi perjalanan dinas Wali Kota Medan dan pimpinan DPRD Medan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Keputusan ini memicu kritik dari DPRD dan aktivis karena dinilai berpotensi menutup peluang kerja sama investasi, pendidikan, dan infrastruktur bagi Kota Medan.
Reaksi DPRD Medan
Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menyatakan kunjungan bukan untuk wisata melainkan memenuhi undangan resmi dari pemerintah dan lembaga di RRT. Menurutnya, agenda itu menyasar program strategis yang langsung berkaitan dengan kepentingan daerah.
"Yang disayangkan, peluang ini justru terhenti sebelum sampai ke meja pemerintah pusat untuk dinilai. Padahal yang memiliki kewenangan menentukan layak atau tidaknya perjalanan tersebut adalah Kementerian Dalam Negeri,"
Wong menambahkan seluruh biaya perjalanan dan akomodasi telah ditanggung pihak pengundang, sehingga tidak membebani APBD Kota Medan. Ia mendesak agar rekomendasi tetap diteruskan ke pusat untuk evaluasi.
Agenda Kerja Sama yang Direncanakan
Delegasi Medan dikabarkan memiliki beberapa agenda penting selama kunjungan. Rangkaian pembahasan itu dianggap potensial bagi pembangunan kota.
- Kerja sama di bidang pendidikan
- Investasi dan perdagangan
- Pembangunan infrastruktur
- Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)
Sikap Gubernur dan Alasan Penolakan
Gubernur Bobby mengakui menolak permohonan izin tersebut sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat yang meminta perjalanan dinas luar negeri dilakukan secara selektif. Pernyataan ini disampaikan saat memberikan keterangan kepada wartawan.
"Yang izin ke kami itu wali kota dan pimpinan DPRD mau ke China, itu kami tolak memang,"
Keputusan gubernur tersebut menurutnya mengikuti kebijakan pusat, meski DPRD menilai kewenangan akhir berada di tangan Kementerian Dalam Negeri.
Kritik dari Aktivis dan Implikasi
Ketua Kalibrasi Anti Korupsi dan HAM, Antony Sinaga, menilai persoalan ini harus dilihat dari kepentingan daerah, bukan sekadar soal keberangkatan pejabat. Ia meminta proses administrasi tetap dilanjutkan agar evaluasi pusat berjalan objektif.
"Substansinya bukan soal siapa yang berangkat. Yang menjadi persoalan adalah apakah peluang yang berpotensi menguntungkan daerah diberi kesempatan untuk diproses sesuai mekanisme,"
Antony menekankan undangan resmi dari RRT bisa membuka akses bagi:
- investasi dan perdagangan
- pengembangan infrastruktur
- kerja sama pendidikan
- peningkatan kualitas sumber daya manusia
Ia memperingatkan, penghentian proses rekomendasi dapat menimbulkan kesan negatif terhadap pengundang dan menghambat peluang yang berpotensi memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Medan.
Kesimpulan dan Prospek
Kontroversi ini menempatkan fokus pada mekanisme administrasi rekomendasi perjalanan dinas luar negeri. DPRD dan aktivis meminta Kemendagri menilai usulan tersebut secara substantif, sementara gubernur berpegang pada kebijakan selektif dari pusat. Langkah selanjutnya adalah menunggu keputusan pemerintah pusat tentang kelayakan kunjungan itu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BPJN Aceh Rampungkan Rekonstruksi Jalan Kedai Runding–Paya Laba
BPJN Aceh menyelesaikan rekonstruksi ruas Kedai Runding–Paya Laba sepanjang sekitar 3 km untuk memperlancar...
Binjai Ikuti Pembinaan Arsip ASN Pasca Bencana oleh BKN
Pemko Binjai mengikuti pembinaan arsip ASN pasca bencana oleh BKN pada 29–30 Sept 2026 guna memperkuat digit...
BPJS Lubuk Pakam Sesuaikan Surat Konsultasi dan REHAB 3.0
BPJS Lubuk Pakam sesuaikan penerbitan surat konsultasi dan sosialisasi REHAB 3.0 untuk pelunasan tunggakan i...
Kejari Geledah Disdikbud Aceh Singkil, Sita Dokumen Kasus Rp1,77 M
Kejaksaan Negeri Aceh Singkil menggeledah Kantor Disdikbud 28 Sept dan menyita dokumen terkait dugaan korups...
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...