Jasa Marga Pastikan Tol Trans Jawa Siap Hadapi Libur Iduladha
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan layanan operasional ruas Jalan Tol Trans Jawa siap selama libur Hari Raya Iduladha 1447 H/2026. Pernyataan disampaikan Vice President Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, pada Rabu, 27 Mei 2026. Ini dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan pengguna tol di wilayah Trans Jawa dan Jabodetabek.
Kesiapan operasional dan pemantauan
JTT menyatakan arus lalu lintas hingga Rabu masih terpantau normal dan lancar. Perusahaan menyiagakan petugas operasional dan armada layanan lalu lintas untuk merespons kondisi di lapangan. Pemantauan dilakukan secara real-time melalui kamera CCTV dan Dynamic Message Sign (DMS) sepanjang koridor tol.
“Pada periode libur Hari Raya Iduladha, kondisi lalu lintas di wilayah Trans Jawa masih terpantau normal dan lancar,” kata Ria, Rabu, 27 Mei 2026.
Pengaturan gardu transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama
Untuk memperlancar transaksi, JTT mengoperasikan gardu secara situasional di Gerbang Tol Cikampek Utama. Mereka menyiapkan 18 gardu untuk arah Trans Jawa dan 12 gardu untuk arah Jakarta. Pengoperasian gardu disesuaikan dengan kondisi arus lalu lintas agar antrean di pintu keluar-masuk dapat diminimalkan.
Rekam volume kendaraan pada masa libur
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat adanya peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat selama momen libur panjang Iduladha. Rinciannya tercatat sebagai berikut.
| Tujuan | Volume saat Libur | Volume Normal | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| Bandara Soekarno-Hatta, Merak, dan Puncak melalui gerbang utama | 208.453 kendaraan | 180.316 kendaraan | +15,30% |
| Bandung, Rancaekek, Garut, dan sekitarnya (Jawa Barat) | 85.701 kendaraan | 64.459 kendaraan | +32,95% |
| Dari Bandung menuju Jakarta | 65.135 kendaraan | 55.396 kendaraan | +17,61% |
Imbauan bagi pengguna jalan
JTT menegaskan kesiapan layanan optimal meski beberapa ruas, seperti Tol Jakarta–Cikampek, masih relatif lancar. Perusahaan mengimbau pengemudi untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
“Kami mengimbau pengguna jalan tetap berhati-hati, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol,” ujar Ria.
Dengan langkah pengoperasian gardu situasional, penambahan personel, dan pemantauan real-time, JTT berupaya meminimalkan gangguan layanan selama periode libur. Masyarakat diimbau mengikuti petunjuk di DMS dan mematuhi rambu agar perjalanan tetap aman dan lancar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo Sindir LSM: 'Yang Gaji Lo Siapa?'
Presiden Prabowo menuding LSM pro-asing dan mempertanyakan sumber pendanaan dalam pidato Harla PKB, 23 Juli...
Pemerintah Kaji Pelarangan Vape Jika Dipakai untuk Narkoba
Pemerintah hanya mengkaji pelarangan vape yang dipakai untuk narkoba; DPR mendukung, keputusan menunggu hasi...
Pameran Foto 'Belajar Tanpa Batas' Perkuat Literasi Sekolah Rakyat
Pameran foto "Belajar Tanpa Batas" (21–25 Juli 2026, TIM) memaparkan peran Sekolah Rakyat dan fotografi untu...
Pertagas Ajak 25 Siswa Jelajahi Ikon Jakarta di Hari Anak Nasional
Pertagas menggelar Jakarta Discovery Day pada 23 Juli 2026, membawa 25 siswa SD keliling ikon Jakarta untuk...
Purbaya: Pemerintah Kecualikan Empat Negara dari Aturan DHE SDA
Purbaya menyebut empat negara dikecualikan dari kewajiban DHE SDA karena perjanjian bilateral dan investasi...
P2MI Gandeng Kemenkum dan Kemen PPPA Perkuat Perlindungan PMI
P2MI bekerja sama dengan Kemenkum dan Kemen PPPA untuk memperkuat perlindungan pekerja migran dari hulu samp...