Pemkab Simalungun Dorong Lanjutan Tol Simpang Panei–Parapat
JAKARTA — Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menggelar audiensi dengan Dirjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan RI H. Haris Haryanto di Jakarta, Selasa (22/9), untuk membahas kelanjutan pembangunan Jalan Tol Simpang Panei–Parapat. Pembahasan menekankan peran tol terhadap konektivitas, pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata Danau Toba, dan penguatan aspek pertahanan di Sumatera Utara.
Rencana trase dan progres perencanaan
Ruas Tol Simpang Panei–Parapat direncanakan sepanjang sekitar 40,36 kilometer, dengan sekitar 38 kilometer melintasi wilayah Kabupaten Simalungun. Saat ini proses perencanaan telah memasuki tahap penyusunan Basic Design dan Feasibility Study, yang progresnya mencapai sekitar 90 persen.
Proses perencanaan melibatkan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Marga Waskita dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pemerintah daerah mendorong kelanjutan tahap perencanaan agar proyek bisa segera memasuki tahapan realisasi.
Manfaat ekonomi dan sosial
Pemerintah Kabupaten Simalungun menilai tol ini akan membuka akses lebih baik menuju kawasan Parapat dan Danau Toba. Dampak yang diharapkan meliputi peningkatan arus barang dan jasa, perluasan peluang investasi, pengembangan pariwisata, serta peningkatan pendapatan asli daerah.
Dengan konektivitas yang lebih lancar, mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi lokal diproyeksikan meningkat, mendorong multiplier effect bagi sektor perdagangan dan jasa.
Audensi dan peserta pertemuan
Pertemuan dihadiri Bupati bersama Sekretaris Daerah Simalungun Mixnon Andreas Simamora dan jajaran perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida). Dari pihak Kementerian Pertahanan hadir Dirjen Kuathan beserta Direktur Fasilitas dan Jasa dan tim terkait.
- Bupati Simalungun dan Sekda
- Jajaran OPD: PU, Bapperida
- Dirjen Kuathan dan tim Dir Fasjas Kemenhan
Integrasi fungsi pertahanan dalam desain
Salah satu usulan strategis yang disampaikan Pemkab Simalungun adalah pengintegrasian sebagian desain tol agar dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur. Lokasi yang diusulkan berada sekitar 3 kilometer dari pintu Tol Simpang Panei. Konsep ini diminta agar dimasukkan sejak tahap perencanaan dan penyusunan desain dasar.
Pihak Kementerian Pertahanan menyambut positif gagasan tersebut dan menilai integrasi fungsi pertahanan sejak awal dapat mengurangi kebutuhan penyesuaian besar di masa depan serta memberikan manfaat strategis bagi ketahanan wilayah.
"Dengan sekitar 38 kilometer ruas tol berada di wilayah kami, pemerintah daerah berharap proses perencanaan dan tahapan pembangunan dapat terus berlanjut hingga terealisasi,"
Kelanjutan proses perencanaan menuju pelaksanaan konstruksi akan menjadi langkah krusial bagi penguatan konektivitas dan ekonomi wilayah Simalungun, serta integrasi infrastruktur sipil dan pertahanan secara strategis.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Banjir Bandang Tutup Akses Dusun di Samosir, 3 Rumah Rusak
Banjir bandang di Dusun I Sitobu, Simanindo (26/9) menutup akses dan merusak tiga rumah; warga dievakuasi, p...
Telkomsel Ajak Pelanggan IndiHome Nobar Gratis di Medan
Telkomsel menggelar nobar gratis untuk 200 pelanggan IndiHome di Medan pada 26 September, menyediakan tiket...
Realisasi TKD Aceh Capai 30,16% hingga 25 September 2026
Realisasi TKD Aceh 2026 mencapai 30,16% (Rp498,25 miliar) per 25 Sept; serapan mingguan naik Rp41,16 miliar...
Basemen Pasar Petisah Medan Terendam, Pedagang Keluhkan Bau
Basemen Pasar Petisah Medan tergenang mata kaki pada 27/9, diduga karena mesin penyedot air bermasalah; peda...
Polsek Siantar Selatan Tangani Video Bullying di SMPN 12 Pematangsiantar
Polsek Siantar Selatan menindaklanjuti video bullying di SMPN 12 Pematangsiantar; korban dirawat, pelaku sko...
Beras Bansos di Pulo Padang Dinilai Tepat Sasaran
Penyaluran 1.266 paket beras bansos di Pulo Padang berlangsung tertib dan sesuai data verifikasi, kata Lurah...