Kesehatan

Dinkes Jabar Imbau Warga Waspadai Sebaran Influenza Tipe A

Bagikan:

Dinas Kesehatan Jawa Barat mengimbau warga untuk mewaspadai penyebaran Influenza Tipe A yang saat ini merebak di sejumlah wilayah. Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu, 26 September 2026, setelah tercatat 65 kasus terkonfirmasi di Kota Bandung. Dinkes meminta masyarakat tidak panik namun menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Kasus terkonfirmasi dan gejala

Dinas Kesehatan melaporkan 65 kasus positif di Kota Bandung, angka yang dinilai cukup signifikan. Meski jumlahnya meningkat, penyakit ini umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, namun gejala cenderung lebih berat dibanding flu biasa.

Menurut Dinkes, Influenza Tipe A menular lebih cepat dan memunculkan gejala berikut:

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala berat atau pusing
  • Nyeri sendi
  • Sesak napas pada kasus berat

Saran Dinkes: Pantau tiga hari dan segera ke fasilitas kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, menyatakan bahwa masyarakat harus memantau gejala sejak muncul dan tidak mengabaikannya. Ia mengingatkan patokan tiga hari untuk menilai apakah gejala membaik atau perlu penanganan lanjutan.

"Influenza Tipe A itu sebetulnya penyakit biasa yang disebabkan oleh virus dan bisa sembuh sendiri. Gejalanya memang lebih berat dari flu biasa, seperti sakit kepala dan panas badan tinggi, tetapi penyakit ini tidak menyebabkan kematian,"

"Kalau timbul gejala berat, patokannya tiga hari. Jika masih panas tinggi atau timbul sesak, cepat ke fasilitas pelayanan kesehatan,"

Siapa yang paling berisiko?

Dinkes menekankan kewaspadaan khusus untuk kelompok rentan. Balita, lansia, dan orang dengan penyakit penyerta atau komorbid berisiko mengalami komplikasi lebih berat.

Vini juga mengingatkan bahwa kondisi penyerta memperbesar risiko:

"Penyakit apa pun tetap berisiko jika pasien memiliki penyakit dasar,"

Langkah pencegahan yang direkomendasikan

Dinkes mengimbau masyarakat menerapkan langkah pencegahan sederhana namun efektif untuk mengurangi penularan. Rutin cuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengurangi kontak dekat dengan orang sakit menjadi langkah utama.

  • Jaga kebersihan tangan dan permukaan yang sering disentuh
  • Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin
  • Hindari kerumunan jika sedang demam atau batuk
  • Segera ke fasilitas kesehatan jika demam tinggi tidak mereda atau muncul sesak napas

Dinas Kesehatan Jawa Barat terus memantau perkembangan kasus dan meminta masyarakat tetap tenang serta waspada. Upaya pencegahan bersama dianggap kunci menekan penyebaran dan melindungi kelompok rentan.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait