Teknologi

20 Pendidik Raih MNAE 2026, Hadirkan Inovasi dari Berbagai Daerah

Bagikan:

20 pendidik menerima penghargaan Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026 pada Sabtu, 26 September 2026 di Fairmont Hotel, Jakarta. Penghargaan diberikan atas inovasi pembelajaran yang dikembangkan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan sekolah masing-masing.

Apresiasi terhadap inovasi guru

Andri Nurcahyani, Kapokja Dikdasmen BAN PDM 2023–2026, memberikan apresiasi atas ragam pendekatan yang ditunjukkan para penerima. Ia menilai inovasi berlangsung dari hal sederhana hingga praktik yang berdampak pada proses belajar siswa.

"Di acara ini, kita melihat guru-guru yang berkualitas. Kita punya guru-guru hebat dari seluruh Indonesia yang melakukan perubahan dari hal-hal sederhana,"

Andri menekankan bahwa penghargaan bukan tujuan utama. Menurutnya, inovasi lahir dari komitmen memberi pembelajaran terbaik bagi anak didik.

"Ini bukan tentang panggung atau penghargaan. Saya yakin teman-teman ini melakukan inovasi karena ingin memberi yang terbaik untuk anak-anak,"

Kategori penghargaan dan jumlah penerima

MNAE 2026 membagi penghargaan ke dalam tiga kategori utama. Penanggung jawab acara menjelaskan format penghargaan untuk mendorong berbagai aspek kepemimpinan dan kreativitas di sekolah.

  • Mentari Changemaker Awards: 10 penerima
  • Mentari Leadership Awards: 5 penerima
  • Mentari Educator Awards: 5 penerima

Skala partisipasi dan cakupan geografis

MNAE 2026 diikuti oleh 770 pendaftar yang mewakili 228 kabupaten/kota dan 679 sekolah. Penerima berasal dari berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, Bekasi, dan Labuan Bajo. Data ini menunjukkan kontribusi guru dari daerah perkotaan hingga terpencil.

Harapan penyelenggara

Natalina Rimba, Executive Director Mentari Group, berharap penghargaan menjadi dorongan bagi pendidik untuk terus berkarya dan menyebarkan praktik baik. Dalam siaran pers penyelenggara, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar inovasi tersebut memberi manfaat luas.

"Selamat kepada seluruh penerima MNAE 2026. Semoga penghargaan ini menjadi apresiasi atas kontribusi Bapak dan Ibu dalam memajukan pendidikan Indonesia,"

Dampak dan prospek

Penyelenggara berharap penghargaan mendorong otonomi guru dalam mengembangkan pembelajaran sesuai konteks sekolah. Praktik baik yang dipilih diharapkan menjadi budaya berbagi dan menginspirasi pendidik lain di berbagai daerah.

Dengan jangkauan peserta yang luas, MNAE 2026 berpotensi mempercepat adopsi inovasi pembelajaran yang berkelanjutan di tingkat sekolah dasar dan menengah di seluruh Indonesia.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait